Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Suara Gemuruh Bikin Warga Dawuhan Panik, Atap Rumah Berterbangan Diterjang Angin

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 16 Juli 2026 | 20:56 WIB
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terdampak angin kencang, di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kota Situbondo, Kamis (16/7). (HUMAIDI/JPRS)
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terdampak angin kencang, di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kota Situbondo, Kamis (16/7). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Suara gemuruh angin tiba-tiba membelah suasana di Lingkungan Dam, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kamis (16/7) sekitar pukul 10.15. Hembusan angin kencang membuat warga panik hingga berhamburan keluar rumah.

Terjangan angin tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan. Atap rumah milik Erwin Kurniawan dan Nahar rusak setelah diterjang angin kencang.

Erwin mengatakan, angin paling kencang terasa di sekitar Jalan Ahmad Yani. Hembusannya begitu kuat hingga membuat sejumlah material atap dan seng beterbangan.

Kepanikan pun tak terhindarkan. Sejumlah warga berteriak meminta pertolongan dan memilih keluar rumah untuk menghindari kemungkinan bangunan atau material atap yang roboh.

“Banyak warga yang teriak-teriak minta tolong saat terjadi angin kencang. Warga banyak yang lari ke luar rumah,” ujar Erwin.

Dia mengaku, rumahnya termasuk salah satu bangunan yang terdampak. Atap seng di bagian dapur hingga atap tempat usahanya terlepas dan berterbangan akibat kuatnya hembusan angin.

Kerusakan tersebut membuat Erwin harus menanggung kerugian sekitar Rp 4 juta.

“Saat kejadian, suara gemuruh angin sangat kencang. Saya panik langsung lari ke luar rumah. Saat berada di luar, atap rumah bertebaran. Termasuk milik tetangga saya, Nahar. Kerugiannya sekitar Rp 500 ribu,” katanya.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan atap rumah membuat warga harus melakukan perbaikan agar bangunan kembali aman ditempati.

Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan awal di lokasi kejadian.

Selanjutnya, BPBD akan melakukan Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) untuk mengetahui kebutuhan penanganan dan dampak kerusakan yang ditimbulkan.

“Sekarang cuaca memang sering ekstrem. Kami mengimbau masyarakat Situbondo untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di beberapa hari ke depan,” pungkas Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Angin kencang Situbondo Rumah rusak Dawuhan Cuaca ekstrem Situbondo Bencana angin bpbd situbondo