Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Gelombang Tinggi Mengintai, Satpolairud Situbondo Minta Nelayan Tak Nekat Melaut

Ahmad Rifa'ie • Kamis, 16 Juli 2026 | 21:06 WIB
BERI PERINGATAN: Anggota Satpolairud memberikan imbauan kepada warga pesisir dan nelayan agar mewaspadai potensi kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi saat beraktivitas melaut di Desa Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kamis (16/7). (Ahmad Rifa
BERI PERINGATAN: Anggota Satpolairud memberikan imbauan kepada warga pesisir dan nelayan agar mewaspadai potensi kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi saat beraktivitas melaut di Desa Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kamis (16/7). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Laut Situbondo belum sepenuhnya bersahabat. Potensi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan diminta tidak mengabaikan keselamatan saat melaut.

Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Situbondo mengingatkan nelayan dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan sebelum maupun saat melakukan aktivitas di laut.

Kasatpolairud Polres Situbondo, Gede Sukarmadiansyah, menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama. Para nelayan diminta tidak mengabaikan prosedur keselamatan hanya demi mengejar hasil tangkapan.

“Kami hanya ingin mengingatkan dan mengajak seluruh nelayan serta masyarakat pesisir agar peduli terhadap aspek keselamatan saat bekerja di laut,” katanya, Kamis (16/7).

Menurut Gede, kecelakaan laut yang terjadi beberapa waktu lalu harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak. Insiden tersebut diharapkan tidak terulang karena kecelakaan di laut dapat menimbulkan kerugian material hingga mengancam keselamatan jiwa.

“Jangan sampai musibah yang pernah terjadi kembali terulang, seperti insiden kecelakaan di laut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” imbuhnya.

Karena itu, nelayan diminta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan saat melaut. Beberapa perlengkapan penting yang harus dibawa antara lain life jacket, ring buoy, serta alat komunikasi.

Kondisi kapal juga wajib diperiksa sebelum berlayar. Nelayan harus memastikan kapal dalam kondisi laik laut, termasuk mesin, peralatan navigasi, dan perlengkapan keselamatan.

Selain itu, nelayan diminta memantau informasi prakiraan cuaca sebelum berangkat. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin menerapkan prosedur keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” jelas Gede.

Satpolairud berharap budaya keselamatan semakin melekat di kalangan masyarakat pesisir. Dengan demikian, aktivitas pelayaran, perikanan, dan jasa maritim di Situbondo dapat berjalan secara aman dan tertib.

“Kami berharap seluruh nelayan dan pekerja maritim dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang serta kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Satpolairud Situbondo Keselamatan melaut gelombang tinggi nelayan situbondo cuaca ekstrem