RADARSITUBONDO.ID – Upaya mendahului kendaraan di ruas Jalan Pantura Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo, berakhir tragis. HA, 58, warga Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh dan terlindas truk dari arah berlawanan, Senin (20/7).
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi P 5882 ZG dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului sebuah mobil pikap yang identitas pengemudinya belum diketahui.
Namun, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk bernomor polisi P 9184 A yang dikemudikan EP, 39, warga Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.
Diduga karena jarak sudah terlalu dekat, korban panik ketika melihat truk datang dari arah utara. Korban kehilangan kendali, terjatuh ke badan jalan, kemudian terlindas truk yang tidak sempat menghindar.
Benturan keras menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan parah. Sementara truk yang terlibat kecelakaan juga mengalami kerusakan cukup berat pada bagian depan bak sebelah kanan setelah sempat terbalik.
"Pemotor mengalami luka parah. Meninggal di lokasi," ujar Sugito, salah seorang saksi di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas untuk penanganan lebih lanjut, sedangkan arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Hariyanto membenarkan insiden kecelakaan maut tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu karena korban kurang memperhatikan kondisi lalu lintas saat hendak mendahului kendaraan di depannya.
"Dugaan sementara, korban tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan saat mendahului mobil di depannya," jelas Ipda Hariyanto.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver mendahului kendaraan, terutama di ruas Jalan Pantura Situbondo yang memiliki lalu lintas padat dan dilintasi kendaraan besar dari dua arah. Kesalahan dalam memperhitungkan jarak dan kecepatan kendaraan dari arah berlawanan dapat berakibat fatal. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo