Batang Diduga Terbakar, Pohon Arabika Roboh Tutup Total Jalan Desa Bayeman Selama Satu Jam

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 21:01 WIB
POHON TUMBANG: Sejumlah warga tertahan pohon tumbang di Jalan Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Rabu (22/7). (HUMAIDI/JPRS)
POHON TUMBANG: Sejumlah warga tertahan pohon tumbang di Jalan Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Rabu (22/7). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Sebatang pohon arabika berukuran besar tumbang dan menutup total badan jalan di Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Rabu pagi (22/7). Pohon yang diduga roboh akibat batangnya telah mengering dan terbakar itu membuat arus lalu lintas dari dua arah terhenti selama sekitar satu jam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.55 WIB. Beruntung, saat pohon ambruk tidak ada kendaraan maupun warga yang melintas sehingga insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, laporan mengenai pohon tumbang diterima pada pagi hari. Setelah menerima informasi, BPBD langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

Menurutnya, proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat tanpa menunggu kedatangan personel BPBD.

"Yang mengevakuasi pohon ke pinggir jalan ada warga setempat. Anggota BPBD tidak sampai turun ke lokasi. Sekitar satu jam proses evakuasi selesai. Diduga kuat pohon tumbang karena batangnya terbakar," ujarnya.

Puriyono menjelaskan, lokasi kejadian berada di kawasan selatan Desa Kayumas, jalur yang menjadi akses penghubung menuju pusat Kecamatan Arjasa. Akibat pohon melintang di badan jalan, kendaraan dari arah kota maupun sebaliknya tidak dapat melintas selama proses pembersihan berlangsung.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa karena saat kejadian tidak ada orang yang melintas. Pengendara yang hendak ke kota maupun sebaliknya tertahan kurang lebih satu jam," katanya.

Pohon Miring dan Kebakaran Hutan Jadi Kekhawatiran Warga

Warga Desa Kayumas, Moh. Yahya, mengatakan kawasan hutan di sekitar Desa Bayeman memang dipenuhi pohon arabika berukuran besar yang sudah rimbun. Sebagian di antaranya bahkan condong ke arah jalan sehingga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Ia berharap instansi terkait melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang, terutama saat musim kemarau.

Menurut Yahya, ancaman lain yang kini sering terjadi adalah kebakaran hutan yang diduga turut mempercepat kerusakan batang pohon.

"Pohonnya memang banyak yang rimbun dan miring ke jalan. Selain itu saat ini sering terjadi kebakaran hutan. Entah sengaja dibakar atau terbakar sendiri akibat kemarau," ungkapnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat meningkatnya potensi pohon tumbang selama musim kemarau, terutama di kawasan yang kerap dilanda kebakaran hutan. Warga berharap langkah mitigasi melalui pemangkasan pohon rawan serta pengawasan terhadap kebakaran hutan dapat ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu keselamatan pengguna jalan. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Arjasa Situbondo Desa Bayeman batang terbakar bpbd situbondo pohon tumbang