RADARSITUBONDO.ID – SMKN 1 Kendit kembali mengukir prestasi di level nasional. Sekolah vokasi asal Kabupaten Situbondo itu sukses mengharumkan nama Jawa Timur setelah menjadi satu-satunya SMK dari Jatim yang tampil pada Yamaha Sunday Race 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Tak hanya menjadi wakil Situbondo, SMKN 1 Kendit juga membuktikan bahwa sekolah vokasi daerah mampu bersaing di arena balap bergengsi tingkat nasional.
Keikutsertaan SMKN 1 Kendit menjadi perhatian karena sekolah tersebut merupakan satu-satunya sekolah kejuruan yang tampil dalam ajang balap nasional tersebut. Bahkan, sejak Yamaha Sunday Race Mandalika 2025, SMKN 1 Kendit konsisten menjadi satu-satunya wakil SMK dari Jawa Timur yang dipercaya mengikuti kompetisi tersebut.
Kepala SMKN 1 Kendit, Susiana, S.P., M.M., mengatakan pencapaian itu menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di daerah tidak kalah dengan sekolah-sekolah besar di Indonesia.
"Prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi di daerah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di panggung nasional," ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut, pembalap muda binaan SMKN 1 Kendit, Ogy Yasir Rahmanda, berhasil menyelesaikan balapan di kelas R25 Community A dengan finis di posisi ke-12. Hasil tersebut dinilai membanggakan mengingat persaingan diikuti pembalap-pembalap terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
"Hasil tersebut merupakan capaian yang patut diapresiasi, mengingat persaingan diikuti para pembalap dari berbagai daerah di Indonesia," tambah Susiana.
Ia menjelaskan, penampilan di Mandalika bukan sekadar mengejar prestasi di lintasan balap, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Situbondo dan Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, ajang tersebut membuktikan bahwa siswa SMK mampu mengaplikasikan ilmu praktik dan kompetensi otomotif yang dipelajari di sekolah ke dunia balap profesional.
Pada Yamaha Sunday Race 2026, Yamaha menurunkan pembalap dari sembilan SMK binaan yang berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Kuningan, Semarang, Situbondo hingga Lombok. Sebanyak 19 pembalap bersaing pada empat kelas yang dipertandingkan.
Keberhasilan tampil di ajang nasional itu, lanjut Susiana, menjadi tonggak penting bagi SMKN 1 Kendit dalam memperkuat reputasinya sebagai sekolah vokasi yang mampu mencetak lulusan berkompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.
"Semangat pantang menyerah, kerja keras, serta kolaborasi antara sekolah, industri, dan pemerintah telah mengantarkan SMKN 1 Kendit mengharumkan nama Situbondo," tegasnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi dan berani bermimpi besar.
"Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh siswa-siswi SMK di Situbondo, khususnya SMKN 1 Kendit, untuk terus berprestasi dan membawa kebanggaan bagi daerah," katanya.
Dukungan terhadap tim SMKN 1 Kendit juga datang dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Bupati Situbondo memberikan apresiasi kepada seluruh tim sebagai representasi putra-putri terbaik daerah yang berhasil membawa nama Situbondo ke panggung nasional.
Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang otomotif sekaligus membuktikan bahwa generasi muda Situbondo memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Tim SMKN 1 Kendit, Danang, menyebut keberhasilan tim tidak lepas dari pembinaan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan dunia industri. Dalam ajang tersebut, selain Ogy Yasir Rahmanda sebagai pembalap, tim juga diperkuat Dzaki sebagai rider dan Sulaiman sebagai teknisi.
"Ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan kompetensi dan karakter siswa melalui pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan dunia industri," pungkas Danang.(rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo