Karyawan PT Truba Ditemukan Tewas di Mess Banyuglugur, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 20:02 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Banyuglugur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di mess PT Truba Jaga Cita, Desa/ Kecamatan Banyuglugur, Jumat (31/7). (HUMAIDI/JPRS)
OLAH TKP: Anggota Polsek Banyuglugur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di mess PT Truba Jaga Cita, Desa/ Kecamatan Banyuglugur, Jumat (31/7). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Suasana Mess PT Truba Jaga Cita di Desa Banyuglugur, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, mendadak gempar setelah seorang karyawan bernama Eko (44) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mess, Jumat (31/7) pagi. Korban yang merupakan warga Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, ditemukan dalam posisi terlentang. Hingga kini, penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh dua rekan kerjanya, yakni Irwan (40), warga Kecamatan Besuki, dan Irhandi (45), warga Kabupaten Probolinggo.

Keduanya mendatangi kamar korban setelah tidak melihat aktivitas Eko seperti biasanya. Saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

"Yang menemukan Eko meninggal dunia di dalam mess PT adalah dua temannya. Kalau tidak keliru Mas Irwan dan Irhandi," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sumber tersebut juga mengungkapkan, beberapa jam sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat menghubungi seorang rekannya bernama Irwadi pada Kamis malam (30/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat itu, Eko berniat berkunjung ke rumah Irwadi. Namun, keinginannya ditolak karena waktu sudah larut malam. Selain itu, korban juga tidak menjelaskan maksud kedatangannya.

"Infonya almarhum Eko sempat mau ke rumah Irwadi malam-malam. Tapi tidak dibolehkan karena terlalu malam. Mungkin saat bilang mau main dalam kondisi sakit. Tapi tidak tahu lagi ya," ungkap sumber tersebut.

Setelah penemuan jasad korban, anggota Polsek Banyuglugur bersama Tim Inafis Polres Situbondo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Besuki guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematiannya.

Berdasarkan informasi awal yang beredar di lokasi kejadian, korban diduga meninggal akibat sakit. Dugaan tersebut muncul karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kalau isunya, korban meninggal karena penyakit jantung. Terus juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata sumber tersebut.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Banyuglugur AKP Teguh Santoso belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan Jawa Pos Radar Situbondo sekitar pukul 15.00 WIB melalui sambungan telepon belum membuahkan hasil karena panggilan tidak direspons.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan resmi selesai dilakukan. Penyebab pasti meninggalnya Eko akan disampaikan setelah seluruh proses penyelidikan rampung. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
PT Truba karyawan tewas polres situbondo Banyuglugur RSUD Besuki