Pemotor Ditemukan Tewas di Jurang Enam Meter di Arjasa, Diduga Terjatuh Lalu Tertimpa Motornya

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 12:28 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RADARSITUBONDO.ID – Warga Dusun Bendusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dasar jurang sedalam sekitar enam meter, Sabtu (1/8) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui bernama Mol (35) yang diduga mengalami kecelakaan tunggal setelah terjatuh ke jurang dan tertimpa sepeda motor yang dikendarainya.

Peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sairi yang sedang melintas di lokasi. Saat melihat seseorang tergeletak di dasar jurang, ia segera memberitahukan kepada warga sekitar agar datang memastikan kondisi korban.

"Yang pertama menemukan Mol berada di dalam jurang adalah warga setempat," ujar salah seorang tetangga korban yang enggan disebutkan namanya, Minggu (2/8).

Berdasarkan keterangan warga, korban diduga melaju dari arah barat menuju timur. Tepat di sisi barat jembatan terdapat jalan menurun yang cukup curam. Diduga, sepeda motor yang digunakan korban kehilangan kendali karena tidak dilengkapi rem.

"Warga menduga korban lebih dulu terjatuh ke dalam jurang, kemudian sepeda motornya menyusul dan menimpa tubuh korban. Saat ditemukan, posisi korban berada di bawah sepeda motor dengan kedalaman jurang lebih dari enam meter," ungkapnya.

Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan tunggal. Selain kondisi jalan yang menurun, sepeda motor yang dipinjam korban dari tetangganya disebut tidak memiliki sistem pengereman yang berfungsi sehingga memperbesar risiko kecelakaan.

Meski demikian, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka meyakini tidak ada unsur tindak pidana maupun penganiayaan dalam kematian korban sehingga memilih tidak melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

"Kasus kematian Mol tidak dilaporkan ke anggota Polsek. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," tutur warga.

Kepala Desa Jatisari, Rayudi, membenarkan adanya warganya yang meninggal akibat terjatuh ke jurang.

"Memang ada warga kami yang meninggal karena jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman kurang lebih enam meter," kata Rayudi.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara agar memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menurun dan medan yang berisiko tinggi. Kondisi rem yang tidak berfungsi dapat berakibat fatal, terlebih di ruas jalan dengan kontur curam seperti di wilayah perbukitan Arjasa. (hum/pri)

Editor : Agung Sedana
Sumber : Radar Situbondo
Desa Jatisari situbondo hari ini kecelakaan motor