Truk Serbuk Kayu Terguling di Simpang Alun-Alun Situbondo, Jalur Pantura Sempat Tersendat

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:30 WIB
LAKA TUNGGAL: Anggota Satlantas Polres Situbondo, dibantu warga mengevakuasi serbuk kayu di simpang empat Alun-Alun Kota Situbondo, (5/8). (HUMAIDI/JPRS)
LAKA TUNGGAL: Anggota Satlantas Polres Situbondo, dibantu warga mengevakuasi serbuk kayu di simpang empat Alun-Alun Kota Situbondo, (5/8). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Arus lalu lintas di jalur Pantura Situbondo sempat tersendat setelah sebuah truk bermuatan puluhan sak serbuk kayu terguling di simpang empat Alun-alun Kota Situbondo, Rabu (5/8) sekitar pukul 05.00 WIB. Muatan yang tumpah ke badan jalan memaksa petugas bergerak cepat melakukan evakuasi agar kemacetan tidak meluas pada jam sibuk.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan truk bernomor polisi M 8815 G yang dikemudikan Moh Hamdan, 46, warga Kabupaten Sampang, Madura. Truk diketahui mengangkut serbuk kayu dari Jembrana, Bali, menuju Jombang, Jawa Timur.

Peristiwa bermula ketika kendaraan melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. Sesampainya di simpang empat Alun-alun Situbondo, tepat di depan Pos Lantas 90 Polres Situbondo, truk berbelok ke arah utara. Namun, kendaraan tiba-tiba kehilangan keseimbangan, oleng, lalu terguling hingga seluruh muatan berserakan di badan jalan.

"Serbuk kayu ini diangkut dari Jembrana, Bali, dan rencananya dikirim ke Jombang. Belum sampai tujuan, truk sudah kecelakaan. Ini ujian bagi sopir," ujar Hamdan usai kejadian.

Tumpahan puluhan sak serbuk kayu membuat sebagian badan jalan tertutup sehingga arus kendaraan harus diatur secara bergantian oleh petugas kepolisian.

Rusdi, salah seorang warga yang berada di lokasi, menilai kecelakaan diduga dipengaruhi kondisi jalan serta posisi muatan yang terlalu tinggi.

Menurutnya, muatan menjulang lebih dari satu meter di atas bak truk sehingga kendaraan menjadi kurang stabil ketika berbelok.

"Muatannya tinggi sekali, lebih dari satu meter dari bak truk. Tapi baru terguling di Situbondo. Mungkin karena jalan berlubang ditambah pas belok, ya apes saja," katanya.

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan puluhan personel Satlantas begitu menerima laporan kecelakaan. Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, polisi juga mendatangkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi truk dan membersihkan muatan yang berserakan.

"Begitu mendapat informasi, kami mengerahkan personel lalu lintas dan mendatangkan alat berat ke lokasi untuk mempercepat evakuasi serta pembersihan. Langkah cepat ini penting agar kemacetan pada jam kerja tidak semakin panjang," jelas AKP Nanang.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir truk beserta seorang penumpangnya hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan.

Meski sempat menyebabkan kepadatan arus kendaraan di kawasan Alun-alun Situbondo, lalu lintas di jalur Pantura kembali normal setelah proses evakuasi truk dan pembersihan material serbuk kayu selesai dilakukan.

"Jalan tidak sampai macet total. Pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan, sedangkan kerusakan truk juga tidak terlalu parah," pungkas AKP Nanang. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
serbuk kayu Pantura Situbondo alun-alun situbondo truk terguling kecelakaan tunggal