Tak Pedulikan Larangan, Perempuan Ambil Tiga Galon Air dari Kran Alun-Alun Situbondo

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:35 WIB
TAK BIJAK: Seorang perempuan mengambil air bersih menggunakan galon di kawasan Alun-alun Kota Situbondo. (Humaidi/JPRS)
TAK BIJAK: Seorang perempuan mengambil air bersih menggunakan galon di kawasan Alun-alun Kota Situbondo. (Humaidi/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Larangan mengambil air menggunakan galon di fasilitas kran air kawasan Alun-Alun Kota Situbondo kembali menjadi sorotan. Seorang perempuan tertangkap kamera membawa tiga galon untuk mengambil air dari kran yang berada di bawah menara air, Kamis pagi (6/8).

Aksi tersebut sempat direkam dan dibagikan melalui akun media sosial Jawa Pos Radar Situbondo. Dalam video yang beredar, perempuan berambut lurus itu terlihat beberapa kali mondar-mandir menuju lokasi kran air sambil membawa galon.

Ia tampak tetap melakukan pengisian air meski di sekitar lokasi terdapat tulisan imbauan larangan mengambil air menggunakan galon. Aktivitas tersebut juga berlangsung di tengah lalu lalang masyarakat yang berada di kawasan pusat kota tersebut.

Video tersebut kemudian ramai mendapat respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan penggunaan fasilitas umum yang dinilai tidak sesuai peruntukannya.

Salah satu komentar datang dari akun TikTok Ninja Magang yang mengaku mengetahui fungsi kran tersebut. Menurutnya, air yang tersedia di bawah menara air Alun-Alun Situbondo bukan merupakan air siap minum.

"Meskipun tidak ada larangan tertulis, tapi emang bener bijaknya ga pake galon apalagi sampai tiga galon. Karena cuma dikhususkan buat cuci tangan saja, bukan buat kebutuhan sehari-hari," tulis akun tersebut dalam kolom komentar media sosial Jawa Pos Radar Situbondo.

Kran Air untuk Fasilitas Publik

Berdasarkan keterangan tersebut, fasilitas kran air di kawasan Alun-Alun Kota Situbondo diperuntukkan bagi kebutuhan umum seperti mencuci tangan, bukan sebagai tempat pengambilan air minum untuk dibawa pulang.

Penggunaan air dalam jumlah besar menggunakan galon dikhawatirkan dapat mengurangi fungsi fasilitas tersebut bagi pengunjung lain yang membutuhkan, terutama masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan alun-alun.

Fenomena ini menjadi pengingat agar masyarakat memahami fungsi fasilitas publik dan menggunakan sarana bersama sesuai peruntukannya. Selain menjaga ketersediaan fasilitas, kepedulian pengguna juga diperlukan agar ruang publik tetap nyaman bagi semua warga. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
tiga galon kran air PDAM Situbondo alun-alun situbondo air bersih