Gagal Menyalip di Tikungan Pantura, Pemotor Asal Bandung Tewas Adu Banteng di Jalan Raya Landangan

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:47 WIB
LAKA MAUT: Warga menggotong korban kecelakaan maut di Jalan Pantura, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Rabu (5/8). (ilustrasi/erfan efendi/ai/jprs)
LAKA MAUT: Warga menggotong korban kecelakaan maut di Jalan Pantura, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Rabu (5/8). (ilustrasi/erfan efendi/ai/jprs)

RADARSITUBONDO.ID – Upaya menyalip kendaraan di tikungan berujung petaka. Seorang pemotor asal Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, tewas di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan motor dari arah berlawanan di Jalur Pantura, Jalan Raya Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (6/8).

Korban meninggal diketahui bernama Ariansyah Budiman, 39, pengendara sepeda motor bernomor polisi D 2525 CRF. Sementara pengendara dari arah berlawanan, Heliyana, 39, warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, mengalami luka berat akibat benturan keras.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika Ariansyah melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki ruas jalan yang menikung, ia diduga berusaha mendahului beberapa kendaraan yang berada di depannya.

"Yang dari arah timur itu melaju sangat kencang dan menyalip beberapa kendaraan. Pada saat bersamaan, muncul pengendara lain dari arah berlawanan," ujar Sutikno, salah seorang saksi mata, Kamis (6/8).

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat kedua pengendara terlempar ke badan jalan.

"Kalau yang pria langsung meninggal di lokasi. Yang perempuan hanya luka-luka tapi parah juga," tutur Sutikno.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, dan mengatur arus lalu lintas di Jalur Pantura yang sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Rudi, mengatakan dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara asal Bandung yang kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan saat mendahului kendaraan.

Meski demikian, kepolisian belum menetapkan penyebab pasti dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, kami masih akan melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi," ujar Ipda Rudi.

Polisi kembali mengingatkan para pengguna jalan, terutama yang melintas di Jalur Pantura Situbondo, agar tidak memaksakan menyalip kendaraan di tikungan maupun di lokasi dengan jarak pandang terbatas. Manuver tersebut memiliki risiko tinggi memicu tabrakan frontal yang kerap berakibat fatal.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kehati-hatian saat berkendara merupakan faktor penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya. (hum/pri)

Editor : Agung Sedana
Sumber : Radar Situbondo
kecelakaan Pantura Kapongan Situbondo tabrakan motor Jalan Landangan pemotor tewas