RADARSITUBONDO.ID – Jalan Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, mendadak menjadi titik rawan bagi pengendara motor. Ceceran solar di sebuah tikungan tepat di selatan lampu merah PLN Situbondo membuat sejumlah pemotor tergelincir hingga mengalami luka.
Tumpahan BBM itu ditemukan pada Rabu (12/8) sekitar pukul 07.30. Warga menduga solar berasal dari kendaraan pikap atau truk yang mengangkut BBM secara ilegal atau biasa disebut pengimbal solar. Warga kini berupaya melacak kendaraan tersebut melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Dinar, 45, warga Desa Sumberkolak, mengatakan kondisi jalan masih bersih ketika dirinya mengantar anak sekolah. Namun, saat perjalanan pulang, dia melihat solar sudah tercecer di tikungan dan seorang pengendara motor terjatuh.
”Tadi saat saya mengantarkan anak sekolah belum ada tumpahan BBM solar. Begitu pulang sudah melihat ada pemotor yang terpeleset akibat ceceran solar. Tumpahannya pas di tikungan,” ungkapnya.
Menurut Dinar, persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam sepekan terakhir, solar disebut beberapa kali tercecer di badan jalan. Bahkan, dua hari sebelum kejadian Rabu (12/8), terdapat dua pengendara motor yang terpeleset.
Salah satunya adalah anak Dinar sendiri. Pengendara tersebut mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Elizabeth Situbondo.
”Anak saya juga terpeleset saat melintas. Kepalanya sampai luka dan harus dibawa ke Rumah Sakit Elizabeth. Kalau tidak keliru kejadiannya Sabtu. Untung saat mengendarai pelan sehingga tidak sampai parah,” katanya.
Warga pun mengaku resah. Selain membahayakan pengguna jalan, tumpahan solar memaksa warga berkali-kali membersihkan badan jalan agar tidak kembali memicu kecelakaan.
”Kami sedang mencari pikap atau truk yang mengimbal solar. Ini masih cek beberapa CCTV yang ada di pinggir jalan Desa Sumberkolak. Kalau tidak disikapi, bahaya bagi orang banyak,” tegas Dinar.
Warga berharap kendaraan yang diduga menyebabkan tumpahan tersebut segera ditemukan. Selain agar kejadian serupa tidak berulang, pengendara juga meminta ada langkah pencegahan supaya BBM yang diangkut tidak tercecer di jalan.
Kasatlantas Polres Situbondo AKP Nanang merespons laporan tumpahan solar tersebut. Polisi akan melakukan pengecekan sekaligus menyelidiki pihak yang diduga lalai saat mengangkut BBM hingga membahayakan pengguna jalan.
”Kami sudah tugaskan anggota untuk melakukan pengecekan,” pungkas AKP Nanang. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo