RADARSITUBONDO.ID – Perjalanan truk bermuatan tembakau di jalur Pantura Mlandingan mendadak berubah menjadi kecelakaan. Truk bernopol W 8705 QA terbalik setelah diduga mengalami rem blong hingga masuk jurang di depan SMP Negeri Mlandingan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, Selasa (18/8) sekitar pukul 09.00.
Truk tersebut dikemudikan Moch Fiki, 30, warga Dusun Kesamben Wunut, Porong, Sidoarjo. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di lokasi, truk tiba-tiba oleng sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan masuk ke jurang di sisi Pantura.
Pengendara yang melintas, Yogi Bastian, mengatakan warga sempat menduga sopir mengantuk. Namun, berdasarkan keterangan sopir, kecelakaan terjadi karena sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi.
“Warga mengira sopir truk ngantuk saat mengemudi. Kalau pengakuan sopirnya remnya tidak berfungsi. Remnya ngeblong,” kata Yogi.
Kecelakaan tersebut membuat bagian depan dan samping truk mengalami kerusakan. Bemper depan penyok, bodi kanan lecet, sedangkan spion kanan pecah.
Meski demikian, muatan tembakau yang dibawa truk masih dalam kondisi terikat rapi. Muatan tersebut harus dibongkar terlebih dahulu untuk memudahkan proses evakuasi kendaraan dari jurang.
Beruntung, kecelakaan tunggal itu tidak menimbulkan korban jiwa. Fiki juga tidak mengalami luka serius.
“Kalau sopirnya tidak apa-apa. Tidak luka-luka sedikit pun. Mungkin hanya sakit pada bagian tubuhnya karena terbentur saat truk terbalik ke jurang pinggir jalan,” ujar Yogi.
Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Rudi Wicahyono mengatakan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kendaraan juga diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
“Truk sementara kami amankan dan sopir diperiksa. Korban luka maupun korban jiwa tidak ada,” kata Rudi. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo