Sudah 3 Bulan Padam, Warga Desak Perbaikan PJU Pantura Pasir Putih–Klatakan

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:32 WIB
BELUM DIPERBAIKI: Suasana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pantai Utara (Pantura), tepatnya di ruas Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, hingga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, sudah lama tidak menyala, Minggu (16/8). (Ahmad Rifa
BELUM DIPERBAIKI: Suasana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pantai Utara (Pantura), tepatnya di ruas Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, hingga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, sudah lama tidak menyala, Minggu (16/8). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Tiga bulan bukan waktu sebentar untuk membiarkan ruas Pantura Situbondo gelap gulita. Sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur Pantura dari Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, hingga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, dilaporkan padam. Kondisi itu dikeluhkan warga karena sejumlah titik berada di kawasan jalan yang berkelok dan ramai dilalui kendaraan.

Warga mendesak pemerintah segera turun tangan. Selain mengurangi kenyamanan berkendara, minimnya penerangan dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.

Seorang warga Kecamatan Bungatan berinisial A mengatakan, PJU di sejumlah titik, khususnya sekitar perbatasan Kecamatan Bungatan dan Kendit, sudah lama tidak berfungsi. Salah satu titik yang dikeluhkan berada di sebelah timur SPBU Kembangsambi.

“Kalau tidak keliru, sudah sekitar tiga bulan yang lalu mati total. Jalan di belokan itu gelap banget, terutama yang di sebelah timur SPBU Kembangsambi,” kata A, Minggu (16/8).

Menurut dia, kondisi jalan yang berkelok membuat keberadaan PJU menjadi penting. Meski permukaan jalan relatif bagus, tikungan yang minim penerangan dapat menyulitkan pengendara ketika melintas pada malam hari.

“Jalannya bagus, tetapi berbelok-belok. Itu bahaya ketika malam hari, apalagi biasanya pengendara melaju dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan untuk memperbaiki fasilitas penerangan tersebut.

“Jangan menunggu ada korban baru diperbaiki. Silakan petugas turun ke lokasi dan segera lakukan perbaikan,” tegasnya.

A juga meminta petugas melakukan pengecekan pada malam hari. Dengan begitu, kondisi sebenarnya di lapangan dapat terlihat secara langsung, termasuk titik-titik yang paling membutuhkan penerangan.

“Kalau tidak percaya, silakan petugas turun ke lokasi pada malam hari. Biar tahu pasti bagaimana kondisi di lapangan,” katanya.

Keluhan Disebut Meluas ke Wilayah Timur

Keluhan mengenai PJU padam ternyata tidak hanya muncul di jalur Pasir Putih–Klatakan. Warga lainnya yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut sejumlah PJU di wilayah timur Situbondo juga mengalami kondisi serupa.

Bahkan, persoalan PJU yang padam tersebut disebut mulai ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kemarin saya melintas di daerah timur, ternyata banyak juga PJU yang mati. Bahkan, persoalan itu sudah beredar luas di media sosial. Entah kenapa bisa terjadi atau memang ada kendala sehingga banyak PJU di Situbondo yang mati,” ungkapnya.

Dishub Janji Cek dan Perbaiki

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo Nugroho mengatakan pihaknya akan segera mengecek lokasi yang dilaporkan mengalami gangguan PJU.

Dishub, kata dia, juga telah melakukan peninjauan dan perbaikan terhadap sejumlah titik PJU di wilayah timur Situbondo. Titik lain yang mengalami gangguan akan menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti.

“Kami besok akan cek dan kami akan perbaiki,” singkat Nugroho.

Pengecekan tersebut diharapkan dapat segera memetakan titik PJU yang padam sekaligus memastikan jalur Pantura kembali mendapat penerangan yang memadai, terutama di kawasan tikungan yang rawan bagi pengguna jalan pada malam hari. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
PJU Situbondo Pantura Situbondo PJU padam Klatakan Kendit pasir putih