RADARSITUBONDO.ID – Dari kebiasaan membaca buku di sela jam olahraga hingga menembus panggung nasional. Perjalanan Wildan Prawira Rifandy, siswa SMPN 1 Situbondo, mengantarkannya menjadi salah satu dari lima wakil terbaik Jawa Timur dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional 2026.
Wildan dijadwalkan mengikuti OSN tingkat nasional di Surabaya pekan depan. Sebelum berangkat, dia bersama Plt Kepala SMPN 1 Situbondo Evy Retno Wulandari, dewan guru, dan orang tuanya menemui Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Rabu (19/8), untuk berpamitan sekaligus meminta doa dan dukungan.
Prestasi tersebut diraih Wildan setelah melewati kompetisi dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Dia berhasil menjadi finalis OSN IPS dan kini berhak membawa nama Situbondo sekaligus Jawa Timur di tingkat nasional.
Plt Kepala SMPN 1 Situbondo Evy Retno Wulandari mengaku bangga. Menurut dia, keberhasilan Wildan menjadi bukti bahwa siswa dari daerah mampu bersaing di level nasional.
“Ini sangat membanggakan. Dari Jatim yang lolos hanya lima siswa, salah satunya Wildan siswa SMPN 1 Situbondo,” ujar Evy.
Kutu Buku yang Gemar Membaca
Di lingkungan sekolah, Wildan dikenal sebagai siswa yang gemar membaca. Bahkan, ketika siswa lain mengikuti kegiatan olahraga, dia lebih memilih menghabiskan waktu di perpustakaan.
Kebiasaan tersebut ternyata sudah tumbuh sejak kecil. Evy mengatakan, sebelum masuk sekolah dasar, Wildan disebut telah menghafal ratusan nama dan bendera negara.
“Siswa ini luar biasa. Sebelum masuk SD saja sudah hafal ratusan bendera negara. Orang tuanya yang memberi info kepada kami,” ungkapnya.
Menurut Evy, capaian Wildan bukan prestasi sesaat. Dia telah berulang kali meraih juara dalam berbagai kompetisi dan konsisten mendapatkan peringkat di sekolah.
Tak hanya Wildan, SMPN 1 Situbondo juga mencatat sederet prestasi siswa sepanjang 2026. Di antaranya Arya Ananthavirya Rahman yang meraih juara I mata pelajaran matematika serta menjadi finalis OSN Matematika tingkat provinsi bersama Narada Fox.
Pada ajang O2SN, Alesya Athelia Nadira Rahman meraih juara I pencak silat putri. Alfero Bimitri Rizki meraih juara II pencak silat putra, sedangkan El Arsy Kautsar menjadi juara I panjat tebing.
Prestasi lainnya datang dari Rahmatulloh Azzam Santoso dan Az Zahra Caleya Oktavianda yang masing-masing meraih juara I renang putra dan putri. Arkaan Malik Ibrahim Dharta menjadi juara I bulu tangkis putra, sementara Putra meraih juara II dan Septika Kirana Putri meraih juara II bulu tangkis putri.
Di bidang seni, Khanza Fayola meraih juara II FLS2N menyanyi solo. Azeeza Qolby Buhanasa Wariki menjadi juara I FLS3N mendongeng tingkat kabupaten dan meraih Harapan I tingkat provinsi.
Sementara itu, lima siswa, yakni Retiara Azkiyah, Inayatur Rahmaniyah, Syafira Megaputri, Meilisha Yusratul Azizka, dan Meilina Dewi, meraih juara III FLS3N tingkat kabupaten.
Untuk OSN tingkat provinsi, SMPN 1 Situbondo juga mengirim empat finalis, yakni Fernanda Rakha Hidayat, Humairah, Wildan Prawira Rifandy, dan Arka Pratama Hadiyanto.
Diuji Bupati, Jawaban Wildan Bikin Kagum
Saat bertemu Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, kemampuan Wildan sempat diuji secara langsung. Pertanyaan yang dilontarkan tidak hanya berkaitan dengan materi sekolah, tetapi juga sejarah, sosiologi, ekonomi, dan geografi.
Mulai era Kudungga di Kerajaan Kutai hingga Raden Wijaya, Wildan mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Pengetahuannya tentang geografi dan jenis tanah juga mendapat perhatian Bupati Rio.
“Wildan luar biasa. Saya bilang jangan rebut juara satu. Bikin happy saja,” ujar Mas Rio.
Menurut Bupati Rio, keberangkatan Wildan ke tingkat nasional tidak semestinya dibebani target juara. Yang lebih penting, kata dia, siswa berani menguji kemampuan dan mental di panggung yang lebih besar.
Pemkab Situbondo, lanjutnya, akan tetap memberikan dukungan. Apapun hasil yang dibawa pulang, keberanian Wildan membawa nama daerah patut diapresiasi.
“Kami tetap support penuh. Pulang bawa medali atau tidak, tetap kami sambut hangat,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo