Puting Beliung Sapu Atap Rumah Makan di Pantura Situbondo, Kerugian Rp 40 Juta

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:23 WIB
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah makan rusak di pinggir pantai Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kamis (20/8). (HUMAIDI/JPRS)
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah makan rusak di pinggir pantai Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kamis (20/8). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Hembusan angin kencang dari arah laut tiba-tiba menerjang kawasan Pantura Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kamis (20/8) sekitar pukul 12.00. Atap Rumah Makan 5 Jaya terangkat dan galvalum beterbangan hingga menghantam warung lain di sekitarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan bangunan semi permanen milik Sanarti, 57, warga Dusun Krajan Pesisir, Desa Bungatan, itu ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, angin datang secara tiba-tiba dari arah laut. Kencangnya hembusan membuat sejumlah galvalum atap Rumah Makan 5 Jaya terlepas dan beterbangan.

Sebagian material yang terhempas kemudian menimpa Warung Mama Sofi 1 yang saat kejadian dalam kondisi kosong. Atap warung berbahan asbes ikut mengalami kerusakan.

“Galvalum yang terhempas juga menimpa warung Mama Sofi 1 yang saat itu tidak ditempati. Akibatnya, atap warung yang berbahan asbes juga mengalami kerusakan,” ujar Puriyono.

Berdasarkan asesmen cepat BPBD, bangunan Rumah Makan 5 Jaya berukuran sekitar 6 x 12 meter dengan tinggi 4 meter mengalami rusak berat. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 40 juta.

Saat angin menerjang, kondisi rumah makan sedang tidak ada pengunjung. Penjaga warung yang panik sempat berteriak meminta perhatian warga sekitar.

“Saat kejadian, tidak ada pengunjung. Tapi penjaganya teriak-teriak. Korban luka dan jiwa tidak ada,” tegas Puriyono.

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang. Terlebih, fenomena tersebut cukup sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Wilayah Jatim memasuki angin timur. Biasanya angin kencang terjadi di tengah laut,” pungkas Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Pantura Situbondo Bungatan Situbondo rumah makan puting beliung angin kencang