Anggaran Revitalisasi Sekolah Capai Rp 31 Miliar, 56 Lembaga di Situbondo Dapat Jatah

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:43 WIB
LANTAI DUA: Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo, Jalan Madura, Desa Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Kamis (20/8). (Ahmad Rifa
LANTAI DUA: Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo, Jalan Madura, Desa Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Kamis (20/8). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Harapan memperbaiki ratusan sekolah rusak di Situbondo belum sepenuhnya terwujud. Dari 393 satuan pendidikan yang diusulkan Pemkab Situbondo untuk mendapat dana revitalisasi 2026, baru 56 sekolah yang terealisasi dengan total anggaran sekitar Rp 31 miliar.

Program revitalisasi tersebut bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Puluhan sekolah yang mendapat alokasi tahap pertama tersebar pada jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo Sopan Efendi mengatakan, Pemkab Situbondo sebelumnya mengusulkan 393 sekolah atau lembaga pendidikan untuk memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.

“Sebenarnya pada tahun ini ada 393 sekolah yang kami usulkan untuk mendapatkan dana revitalisasi dari pemerintah pusat. Namun, sampai saat ini baru 56 lembaga yang terealisasi,” kata Sopan.

Dari 56 lembaga yang memperoleh alokasi, sebanyak 28 titik merupakan SD dan SMP. Sementara 28 lainnya berasal dari jenjang PAUD, meliputi TK dan Kelompok Bermain (KB).

“SD dan SMP ada 28 titik, sedangkan PAUD yang meliputi TK dan KB ada 28 titik. Jadi, totalnya 56 sekolah atau lembaga,” tambahnya.

Sekolah Rusak Jadi Prioritas

Sopan menjelaskan, salah satu sasaran program revitalisasi adalah sekolah yang mengalami tingkat kerusakan hingga sekitar 60 persen. Perbaikan diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Namun, masih terdapat ratusan sekolah yang masuk dalam usulan dan belum mendapatkan kepastian alokasi. Pemkab berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan seluruh usulan tersebut pada tahun ini.

“Tentu harapan kami, usulan perbaikan gedung ratusan sekolah PAUD, SD, dan SMP bisa terealisasi tahun ini. Kami juga masih menunggu informasi dari Kemendikdasmen,” jelasnya.

Jika seluruh usulan terealisasi, perbaikan dapat menjangkau 393 lembaga pendidikan yang mengalami kerusakan, sehingga fasilitas belajar siswa dapat ditingkatkan secara bertahap.

Tahun Lalu Tembus Rp 54 Miliar

Program serupa juga telah diterima Situbondo pada 2025. Saat itu, Pemkab Situbondo memperoleh dana revitalisasi sekitar Rp 54 miliar untuk lembaga pendidikan SD dan SMP negeri maupun swasta.

Besaran anggaran yang diterima setiap sekolah tidak sama. Penentuan nilai bantuan dilakukan langsung oleh kementerian berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing lembaga.

“Anggaran untuk masing-masing sekolah berbeda-beda karena semuanya ditentukan langsung oleh kementerian,” ucap Sopan.

Dia meminta sekolah penerima bantuan memastikan pekerjaan revitalisasi dilaksanakan secara maksimal. Kualitas bangunan harus sesuai perencanaan agar hasil pembangunan tidak sekadar menyelesaikan persoalan kerusakan dalam waktu singkat.

Menurut Sopan, pembangunan sarana pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Perbaikan gedung sekolah harus mampu memberikan manfaat selama bertahun-tahun, bukan hanya untuk satu atau dua tahun.

“Jangan hanya berpikir gedung yang direhab untuk dipakai satu atau dua tahun. Berpikirlah bahwa bangunannya nanti bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Selain pembenahan fisik, Sopan menekankan peningkatan mutu pendidikan tetap menjadi bagian penting. Infrastruktur sekolah yang lebih baik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran agar manfaat revitalisasi benar-benar dirasakan siswa. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Revitalisasi sekolah sekolah Situbondo dana pendidikan Kemendikdasmen Dispendikbud Situbondo