Aktif Kampanyekan ASI, IHC RS Elizabeth Situbondo Diganjar Penghargaan

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:22 WIB
ABADIKAN MOMEN: Tim medis IHC Rumah Sakit (RS) Elizabeth Situbondo bersama ketua TP PKK Situbondo, Husna Laili, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)
ABADIKAN MOMEN: Tim medis IHC Rumah Sakit (RS) Elizabeth Situbondo bersama ketua TP PKK Situbondo, Husna Laili, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Dukungan terhadap ibu menyusui tak cukup berhenti pada imbauan. Lingkungan pelayanan kesehatan yang ramah ibu juga menjadi bagian penting agar pemberian ASI bisa berjalan optimal. Komitmen itulah yang mengantarkan IHC RS Elizabeth Situbondo meraih penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.

Rumah sakit swasta tersebut dinilai aktif melakukan kampanye menyusui di lingkungan pelayanan publik. Penghargaan diserahkan pada 7 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Pekan Menyusui Sedunia di Pendapa Rakyat Situbondo.

Direktur IHC RS Elizabeth Situbondo, dr. M. Syamsul Arifin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi ibu dan anak.

“Penghargaan diserahkan pada 7 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Pekan Menyusui Sedunia di Pendapa Rakyat Situbondo,” ungkap Syamsul, Senin (24/8).

Sediakan Ruang Menyusui

Salah satu bentuk komitmen rumah sakit adalah menyediakan ruang menyusui. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi ibu yang ingin menyusui secara langsung maupun memerah air susu ibu (ASI) selama berada di lingkungan rumah sakit.

Keberadaan ruang khusus itu diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi ibu sehingga kebutuhan bayi tetap dapat dipenuhi tanpa terkendala aktivitas di fasilitas pelayanan kesehatan.

Syamsul menegaskan, keberhasilan pemberian ASI bukan hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu. Dukungan dari berbagai pihak dibutuhkan agar ibu dapat memberikan ASI secara optimal.

“Pemberian ASI bukan hanya tanggung jawab ibu. Dibutuhkan dukungan keluarga, nakes, tempat kerja, dan masyarakat luas agar ibu bisa menyusui secara optimal,” jelasnya.

Edukasi Libatkan PKK

Tak hanya menyediakan fasilitas, IHC RS Elizabeth Situbondo juga memperkuat edukasi mengenai pentingnya ASI kepada masyarakat.

Program edukasi dilakukan bekerja sama dengan PKK Situbondo. Sasaran edukasi diperluas, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, lingkungan kerja hingga fasilitas pelayanan publik.

Langkah tersebut dinilai penting karena keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi kondisi lingkungan sekitar ibu. Dukungan yang memadai dapat membantu ibu mempertahankan pemberian ASI, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Syamsul mengatakan, keterlibatan rumah sakit swasta menjadi bagian penting dalam memperluas kampanye menyusui di Situbondo, terutama dalam momentum Pekan Menyusui Sedunia 2026.

Perkuat Pelayanan Ramah Keluarga

Penghargaan dari Pemkab Situbondo sekaligus menjadi penanda bahwa kampanye menyusui mulai diarahkan menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab fasilitas kesehatan pemerintah.

IHC RS Elizabeth Situbondo memastikan komitmen tersebut akan dilanjutkan melalui penguatan fasilitas dan edukasi kesehatan.

“IHC RS Elizabeth Situbondo menegaskan akan terus menghadirkan pelayanan yang ramah keluarga. Termasuk menambah fasilitas dan edukasi kesehatan agar setiap ibu mendapat dukungan untuk memberikan yang terbaik bagi buah hatinya,” pungkas Syamsul. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
RS Elizabeth Situbondo kampanye ASI ruang menyusui Pekan Menyusui pelayanan kesehatan