RS Mitra Sehat Operasi Gratis Tujuh Bocah Bibir Sumbing, Buka Harapan Masa Depan

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:27 WIB
MENJALANKAN PROGRAM: Sejumlah dokter spesialis melakukan operasi terhadap anak dengan bibir sumbing di RS Mitra Sehat Situbondo, Minggu (23/8). (Ahmad Rifa
MENJALANKAN PROGRAM: Sejumlah dokter spesialis melakukan operasi terhadap anak dengan bibir sumbing di RS Mitra Sehat Situbondo, Minggu (23/8). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Senyum tujuh bocah di Situbondo kini punya cerita baru. Keterbatasan biaya yang sebelumnya menjadi penghalang untuk mendapatkan tindakan medis, perlahan teratasi setelah RS Mitra Sehat bersama Yayasan Dewi Kasih menggelar operasi bibir sumbing secara gratis.

Tujuh anak dari keluarga yang memiliki keterbatasan biaya menjalani operasi di RS Mitra Sehat, Minggu (23/8). Bakti sosial tersebut menjadi pelaksanaan yang ketiga, sekaligus bagian dari komitmen rumah sakit swasta itu untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Direktur RS Mitra Sehat dr. Divi Mardiana mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar tindakan medis. Lebih jauh, operasi bibir sumbing diharapkan membuka kesempatan bagi anak untuk tumbuh dengan lebih percaya diri dan menjalani masa depan tanpa terbebani kondisi yang dapat ditangani secara medis.

“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan sampai seorang anak tumbuh dengan keterbatasan hanya karena persoalan biaya,” kata Divi.

Bukan Sekadar Operasi

Menurut Divi, perbaikan bibir dan langit-langit mulut dapat membantu fungsi makan dan bicara. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga diharapkan mendukung kepercayaan diri anak ketika berinteraksi dan berkembang di lingkungan sosial.

Karena itu, RS Mitra Sehat memastikan pasien bakti sosial memperoleh standar pelayanan yang sama dengan pasien lainnya.

“Standar pelayanan bakti sosial ini sama seperti pasien di RS Mitra Sehat lainnya. Tidak dibedakan. Keamanan dan keselamatan pasien adalah prioritas kami,” imbuhnya.

Proses pelayanan dilakukan secara menyeluruh, mulai pemeriksaan hingga tindakan operasi. Tim yang terlibat terdiri atas dokter spesialis bedah plastik, dokter anestesi, perawat, serta relawan.

Orang Tua Diminta Tak Menunda

Divi mengingatkan orang tua agar tidak menunda pemeriksaan anak karena rasa malu ataupun takut.

Secara medis, operasi bibir sumbing dapat dilakukan sejak anak berusia sekitar tiga bulan. Sementara operasi celah atau sumbing langit-langit umumnya dapat dilakukan pada usia sekitar 9–12 bulan. Namun, waktu tindakan tetap disesuaikan dengan kondisi serta kesiapan masing-masing pasien.

“Jangan ditunda karena malu atau takut. Segera datang dan periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” tegasnya.

Pemeriksaan lebih awal penting untuk memastikan kondisi anak dan menentukan penanganan yang sesuai. Orang tua pun diimbau membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mendapati kondisi bibir atau langit-langit yang membutuhkan pemeriksaan.

Satu Tindakan untuk Masa Depan

Bagi RS Mitra Sehat, operasi gratis tersebut diharapkan tidak berhenti pada perubahan secara fisik. Tindakan medis yang dilakukan juga diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupan penerima manfaat.

“Bayangkan, dengan satu jahitan kecil hari ini, kita bisa mengubah satu kehidupan selama 70 tahun ke depan. Itulah mengapa kegiatan ini bukan hanya sekadar operasi, tetapi juga upaya menghadirkan kembali senyum Indonesia,” ujarnya.

Kolaborasi dengan Yayasan Dewi Kasih, tenaga medis, dan para relawan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut.

RS Mitra Sehat memastikan komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang aman, setara, dan dapat dijangkau masyarakat yang membutuhkan akan terus dilanjutkan.

Divi berharap tindakan tersebut menjadi awal baru bagi tujuh anak penerima manfaat untuk tumbuh lebih percaya diri, menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, serta mengejar cita-cita tanpa terkendala persoalan biaya pengobatan.

“Kami atas nama RS Mitra Sehat meyakini bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Besar harapan kami, tindakan ini bukan sekadar tindakan bedah untuk memperbaiki dan mengobati struktur anatomi mulut, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh lebih percaya diri dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
operasi bibir sumbing bibir sumbing Yayasan Dewi Kasih operasi gratis