Semut Ireng Center Resmi Dideklarasikan, 500 Anggota Siap Kawal Kepentingan Masyarakat

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:00 WIB
ABDIKAN MOMEN: Prof. Moh. Saleh, S.E., M.Sc. (kiri), Guru Besar Universitas Jember sekaligus pembina Semut Ireng Center, didampingi Ketua Umum Semut Ireng Center, Prio Kurniawan (tengah), seusai deklarasi di Aula Balai Pusdiklat (BP) Sudirman, Karangasem, Selasa (25/8).
ABDIKAN MOMEN: Prof. Moh. Saleh, S.E., M.Sc. (kiri), Guru Besar Universitas Jember sekaligus pembina Semut Ireng Center, didampingi Ketua Umum Semut Ireng Center, Prio Kurniawan (tengah), seusai deklarasi di Aula Balai Pusdiklat (BP) Sudirman, Karangasem, Selasa (25/8).

RADARSITUBONDO.ID — Sekitar 500 anggota dan simpatisan dari berbagai wilayah berkumpul di Situbondo, Selasa (25/8), saat Semut Ireng Center resmi dideklarasikan dan diresmikan. Organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan itu membawa komitmen untuk menjadi wadah aspirasi sekaligus mengawal kepentingan masyarakat.

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan dimulainya perjalanan Semut Ireng Center dalam menjalankan visi serta misinya. Acara kemudian dilanjutkan dengan deklarasi bersama seluruh anggota dan simpatisan.

Dalam struktur organisasi, Prio Kurniawan dipercaya sebagai ketua umum, didampingi Ahmad sebagai sekretaris. Sementara itu, jajaran Dewan Syuro diisi Prof. Moh. Saleh, SE., M.Sc., guru besar Universitas Jember, yang juga berperan sebagai unsur pembina dan pengarah organisasi.

Ketua Umum Semut Ireng Center Prio Kurniawan mengatakan, deklarasi tersebut menjadi momentum untuk menyatukan tekad seluruh anggota. Organisasi diharapkan tumbuh sebagai wadah yang solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Momentum tersebut menjadi ajang untuk menyatukan tekad dan komitmen seluruh anggota agar Semut Ireng Center dapat tumbuh menjadi organisasi yang solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Prio.

Pria yang akrab disapa Prio itu menegaskan, Semut Ireng Center tidak ingin sekadar menjadi tempat berkumpulnya pemuda dan masyarakat. Organisasi tersebut diproyeksikan menjadi ruang untuk memperjuangkan kepentingan publik serta menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat.

Karena itu, Semut Ireng Center membawa sejumlah prinsip, yakni berani, kritis, solid, berpihak kepada masyarakat, menjunjung persaudaraan, serta tetap patuh terhadap hukum.

“Komitmen kami untuk menjadi organisasi yang solid, berani, kritis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kebersamaan, serta kepatuhan terhadap hukum,” tegasnya.

500 Anggota Jadi Modal Awal

Antusiasme sekitar 500 anggota dan simpatisan yang hadir dalam deklarasi disebut menjadi modal awal bagi Semut Ireng Center. Jumlah tersebut dinilai menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di internal organisasi.

Prio berharap soliditas tersebut dapat menjadi kekuatan untuk menjalankan berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan ke depan.

“Ini menjadi bukti bahwa kehadiran sekitar 500 anggota dalam peresmian ini menunjukkan Semut Ireng Center memiliki semangat kebersamaan yang kuat,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan Semut Ireng Center diharapkan mampu membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Organisasi juga akan mencermati berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“Tentu harapan kami, Semut Ireng Center mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengawal aspirasi masyarakat serta ikut menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik ke depan,” ungkap Prio.

Soroti Dugaan Korupsi yang Ditangani KPK

Salah satu agenda awal yang menjadi perhatian Semut Ireng Center adalah dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prio menyatakan, pihaknya akan mencermati perkembangan perkara tersebut sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mengawal kepentingan masyarakat dan mendorong penegakan hukum yang transparan.

“Agenda pertama yang kami soroti adalah dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani oleh KPK. Tentu, itu yang akan kami jadikan komitmen bersama,” tegasnya.

Dengan deklarasi tersebut, Semut Ireng Center resmi membuka babak baru sebagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Tantangannya kini bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

Bagi Prio, nama Semut Ireng memiliki makna lebih dari sekadar identitas organisasi. Nama tersebut menjadi simbol persatuan, keberanian, dan keteguhan dalam memperjuangkan kebenaran serta kepentingan masyarakat.

“Bagi saya, nama Semut Ireng bukan sekadar identitas organisasi. Nama tersebut menjadi simbol persatuan, keberanian, dan keteguhan dalam memperjuangkan kebenaran serta kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
situbondo Semut Ireng Center Deklarasi Semut Ireng Ormas kepemudaan Aspirasi masyarakat