RADARSITUBONDO.ID – Lebih dari setahun Zulfa Mazidah, 40, mengaku menjalani kehidupan rumah tangga tanpa nafkah dari suaminya. Ibu tiga anak asal Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, itu akhirnya melaporkan ABD, 46, ke Mapolres Situbondo pada Rabu (26/8).
Zulfa mengaku suaminya pergi meninggalkan keluarga sejak Juni 2025. Sejak saat itu, dia menyebut tidak lagi menerima nafkah lahir maupun batin dari suaminya.
“ Saya ditinggal sejak Juni 2025 sampai bulan ini (Agustus 2026). Ini sudah lebih satu tahun. Rabu lalu (26/8) saya laporan ke Polres,” kata Zulfa, Kamis (27/8).
Selama ditinggalkan, Zulfa mengaku harus menanggung kebutuhan rumah tangga seorang diri. Tiga anaknya tetap harus dinafkahi, sementara penghasilan keluarga tidak lagi ditopang oleh suami.
“Saya ini nanggung kehidupan keluarga bersama tiga anak tanpa adanya tanggung jawab dari suami,” ujarnya.
Mengaku Ditinggalkan Setelah Puluhan Tahun Bersama
Zulfa mengatakan dirinya dan ABD telah membangun rumah tangga sejak 2002. Karena itu, keputusan suaminya meninggalkan keluarga disebut membuat dirinya harus menghadapi perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Dia juga menduga ABD telah menikah lagi dengan perempuan lain. Namun, dugaan tersebut menjadi bagian dari persoalan yang masih perlu diklarifikasi dan dibuktikan.
“Padahal saya dan suami sudah hidup bersama sejak tahun 2002. Sekarang meninggalkan kami dan diduga sudah nikah lagi,” cetusnya.
Laporan ke kepolisian ditempuh setelah Zulfa mengaku lebih dari setahun menjalani kehidupan tanpa nafkah dari suami. Dia berharap persoalan yang dialaminya mendapat kejelasan melalui proses hukum.
Sementara itu, ABD belum berhasil dikonfirmasi mengenai laporan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp belum mendapat respons meski pesan yang dikirim telah menunjukkan tanda terkirim dan terbaca. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo