Nenek 77 Tahun Terbangun Gara-Gara Teriakan, Rumah di Banyuglugur Ludes

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:31 WIB
TINJAU KEBAKARAN: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terbakar, milik Samina, 77, warga Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur, Rabu (2/9).
TINJAU KEBAKARAN: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terbakar, milik Samina, 77, warga Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur, Rabu (2/9).

RADARSITUBONDO.ID - Teriakan warga menjadi penyelamat Samina, 77, warga Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur. Nenek tersebut terbangun dari tidurnya setelah rumah permanen yang ditempatinya terbakar pada Senin malam (1/9).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30. Api pertama kali diketahui Wawan, 30, tetangga korban, yang kebetulan melintas di sekitar rumah. Melihat kobaran api, Wawan langsung berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut membangunkan Samina dan keluarganya yang sedang tertidur. Warga kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, kekompakan warga berhasil menjinakkan api. Namun, sejumlah bagian rumah dan barang milik korban sudah terlanjur hangus terbakar.

“Warga yang kompak berhasil menjinakkan api. Tapi yang hangus terbakar sudah banyak,” ujar Puriyono, Rabu (2/9).

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 7 juta. BPBD menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

BPBD Situbondo juga akan melakukan jitu pasna atau pengkajian kebutuhan pascabencana. Bantuan logistik akan disalurkan kepada Samina dan keluarganya untuk memenuhi kebutuhan setelah kejadian tersebut. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
kebakaran Banyuglugur Nenek 77 tahun Desa Kalisari bpbd situbondo rumah terbakar