Angin Kencang Terjang Campoan Mlandingan, 20 Rumah Rusak dan Satu Ambruk

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 20:55 WIB
KORBAN BENCANA: Anggota TNI dan Polri, bersama anggota BPBD Situbond meninjau rumah terdampak angin kencang, di Dusun Krajan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Minggu (6/9). (HUMAIDI/JPRS)
KORBAN BENCANA: Anggota TNI dan Polri, bersama anggota BPBD Situbond meninjau rumah terdampak angin kencang, di Dusun Krajan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Minggu (6/9). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Suasana panik pecah di Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, saat angin kencang menerjang permukiman warga. Genteng berjatuhan hingga asbes beterbangan. Sedikitnya 20 rumah terdampak, satu di antaranya mengalami rusak berat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 01.00. Hembusan angin kencang menerjang Dusun Krajan dan wilayah sekitarnya saat warga tengah beristirahat.

Minggu (6/9), anggota BPBD Situbondo turun langsung melakukan pendataan dan meninjau rumah warga yang terdampak. Dari hasil pendataan sementara, kerusakan didominasi bagian atap.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, laporan kerusakan terus bertambah setelah kejadian. Pada awal pendataan, terdapat 14 rumah yang dilaporkan terdampak. Sehari berikutnya, BPBD menerima laporan susulan.

“Pada hari Sabtu anggota BPBD sudah mencatat 14 rumah mengalami kerusakan, dan saat ini (Minggu) kami mendapat laporan susulan sebanyak empat rumah juga terdampak. Total yang terdata sebanyak 20 rumah yang rusak,” ungkap Puriyono.

Dari puluhan rumah tersebut, satu rumah milik Khotijah, 58, mengalami kerusakan berat. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp5 juta.

Sementara 19 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Rata-rata kerugian setiap rumah ditaksir sekitar Rp500 ribu.

“Rumah yang terdampak, rata-rata mengalami kerusakan pada atap rumahnya. Ada yang gentengnya berjatuhan, asbes rumahnya berterbangan,” cetus Puriyono.

Meski kerusakan cukup banyak, BPBD memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat angin mulai mengamuk, warga berusaha menyelamatkan diri. Sebagian memilih bertahan di dalam rumah, sementara lainnya mencari tempat yang dinilai lebih aman.

Situasi malam itu berlangsung mencekam. Ada warga yang berteriak meminta pertolongan dari dalam rumah. Sebagian lainnya berlari menuju musala. Bahkan, ada warga yang keluar ke jalan sembari mengumandangkan azan.

“Ngakunya warga macam-macam, ada yang teriak-teriak dari dalam rumah, ada juga yang pergi ke musala, ada juga yang lari ke jalan sambil mengumandangkan azan. Alhamdulillah tidak ada yang terluka,” pungkas Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Angin kencang Situbondo Mlandingan Situbondo Desa Campoan rumah rusak bpbd situbondo