Tak Kunjung Dapat Anggaran, Tiga Ruang SDN 3 Wonokoyo Terbengkalai Bertahun-tahun

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 19:51 WIB
BELUM MENDAPATKAN PERBAIKAN: Salah satu bangunan ruang kelas SD Negeri 3 Wonokoyo, Kecamatan Kapongan sudah tidak digunakan karena mengalami kerusakan, belum lama ini.  (Ahmad Rifa
BELUM MENDAPATKAN PERBAIKAN: Salah satu bangunan ruang kelas SD Negeri 3 Wonokoyo, Kecamatan Kapongan sudah tidak digunakan karena mengalami kerusakan, belum lama ini. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Tiga ruang di SDN 3 Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Situbondo, sudah bertahun-tahun tak bisa digunakan. Bangunan yang rusak sejak 2019 itu kini semakin lapuk, sementara pengajuan revitalisasi yang dilakukan berulang kali belum juga berbuah anggaran.

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah harus terus bertahan dengan fasilitas yang tersedia. Tiga ruangan yang semestinya bisa menunjang kegiatan pendidikan kini hanya menyisakan bangunan yang tidak layak ditempati.

Salah seorang guru SDN 3 Wonokoyo yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, sekolah sebenarnya rutin mengajukan revitalisasi setiap tahun. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan bantuan tersebut akan terealisasi.

“Setiap tahun diajukan, tapi karena itu tergantung kementerian, jadi belum dapat hingga saat ini,” katanya, Senin (7/9).

Menurut dia, pengajuan revitalisasi juga dilakukan tahun lalu, tetapi belum mendapatkan alokasi anggaran. Tahun ini sekolah kembali mengajukan dengan harapan perbaikan tiga ruangan tersebut bisa segera dilakukan.

Persoalannya, pengajuan revitalisasi dari pemerintah pusat disebut masih bergantung pada proses persetujuan dan antrean. Karena tidak ingin terus menunggu tanpa kepastian, para guru akhirnya sepakat mengajukan kembali dari awal.

“Ya akhirnya para guru semua sepakat kalau kita mengajukan revitalisasi lagi mulai dari awal. Daripada sama-sama menunggu dan tidak ada kejelasan,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap perbaikan tidak hanya menyelesaikan persoalan bangunan yang rusak. Revitalisasi juga dinilai bisa menjadi salah satu cara meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SDN 3 Wonokoyo.

Sebab, jumlah siswa di sekolah tersebut masih relatif sedikit. Kondisi bangunan yang rusak juga berpotensi membuat orang tua khawatir terhadap keamanan dan kenyamanan anak selama berada di sekolah.

“Kalau untuk tahun ini mendingan banyak daripada tahun lalu. Artinya, bisa dibilang meningkat,” imbuhnya.

Pengajuan Pernah Terkendala CSR

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo Sopan Efendi membenarkan SDN 3 Wonokoyo pernah masuk dalam pengajuan revitalisasi. Namun, pengajuan sebelumnya tidak berlanjut setelah sekolah memperoleh bantuan perbaikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Dulu memang benar mendapatkan revit, tetapi ditolak karena telah menerima CSR-nya PNMP. Kami ajukan lagi tahun ini, bersamaan dengan tahun kemarin,” jelas Sopan.

Dia mengatakan, belum adanya anggaran revitalisasi untuk SDN 3 Wonokoyo bukan berarti pengajuan dihentikan. Saat ini, sekolah tersebut masih menunggu proses dari pemerintah pusat.

“Masalah belum mendapatkan itu dari pihak kementerian, artinya masih menunggu antrean,” ujarnya.

Sopan menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya mengusulkan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Namun, keputusan akhir mengenai sekolah penerima anggaran revitalisasi berada di tangan kementerian.

Karena itu, sekolah diminta memastikan seluruh data pendidikan diperbarui. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Menurut Sopan, pembaruan Dapodik penting agar kondisi sekolah dapat terdata dengan baik dan menjadi bahan verifikasi dalam pengajuan bantuan revitalisasi.

“Intinya setiap sekolah yang rusak kami usulkan. Sekolah tinggal memperbaiki Dapodiknya,” tegasnya.

Kini, tiga ruang SDN 3 Wonokoyo masih menunggu kepastian. Di tengah bangunan yang semakin lapuk, sekolah kembali menaruh harapan pada pengajuan revitalisasi agar ruang-ruang yang sejak 2019 tak terpakai itu bisa kembali difungsikan untuk kegiatan pendidikan. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Revitalisasi sekolah anggaran pendidikan SDN 3 Wonokoyo Ruang sekolah rusak Dispendikbud Situbondo