Distribusi BBM ke Situbondo Tersendat, Pertamina Buka Opsi Suplai dari Surabaya

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:05 WIB
ANTREAN PANJANG: Sejumlah pengendara mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan PB Sudirman, Karangasem, Patokan, Kecamatan Situbondo, Senin (7/9). (Ahmad Rifa
ANTREAN PANJANG: Sejumlah pengendara mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan PB Sudirman, Karangasem, Patokan, Kecamatan Situbondo, Senin (7/9). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Kemacetan panjang di jalur Ketapang–Tanjungwangi, Banyuwangi, ikut mengganggu distribusi bahan bakar minyak (BBM) menuju Situbondo. Antrean kendaraan yang mencapai sekitar 12 kilometer membuat perjalanan mobil tangki lebih lama sehingga pengiriman ke sejumlah SPBU tidak berjalan optimal.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Perusahaan memastikan pasokan BBM ke Kabupaten Situbondo terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan energi masyarakat di tengah gangguan distribusi akibat kepadatan lalu lintas tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, pihaknya memprioritaskan pengiriman BBM ke SPBU yang membutuhkan. Pertamina juga menyiapkan skema alih suplai dari wilayah lain sebagai langkah antisipasi agar stok di Situbondo tetap terjaga.

"Pertamina terus memperkuat pasokan dan memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang membutuhkan. Kami juga melakukan alih suplai dari wilayah lain untuk menjaga ketersediaan BBM di Situbondo," katanya.

Menurut Ahad, koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi terus dioptimalkan. Selain itu, Pertamina menyiapkan alternatif pasokan dari IT Surabaya apabila kondisi distribusi dari Tanjungwangi masih terkendala.

Pertamina juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Langkah tersebut penting untuk mencegah kepanikan dan pembelian dalam jumlah tidak wajar yang justru dapat mempercepat penurunan stok di SPBU.

Di sisi lain, usulan pengalihan truk melalui Pelabuhan Jangkar menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk mengurangi beban jalur Ketapang. Skema tersebut dinilai berpotensi membantu menjaga kelancaran distribusi logistik, termasuk BBM, menuju Situbondo.

"Usulan pengalihan truk melalui Pelabuhan Jangkar menjadi salah satu opsi untuk mengurangi beban jalur Ketapang sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik dan BBM ke Situbondo," tambahnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Distribusi BBM Pasokan BBM Situbondo Pertamina Situbondo Kemacetan Ketapang Pelabuhan Jangkar