Karhutla Dekati Savana Cikasur, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Argopuro Ditutup

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 20:23 WIB
ANTISIPASI: Sejumlah petugas disiagakan untuk membantu memadamkan api di Bukit Savana Cikasur, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kamis (10/9). (Ahmad Rifa
ANTISIPASI: Sejumlah petugas disiagakan untuk membantu memadamkan api di Bukit Savana Cikasur, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kamis (10/9). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Rencana mendaki Gunung Argopuro melalui jalur Baderan, Situbondo, untuk sementara harus ditunda. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Savana Cikasur membuat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup seluruh akses wisata pendakian sejak Senin (7/9).

Penutupan dilakukan demi mengantisipasi risiko terhadap keselamatan pengunjung. Api yang semula terdeteksi di kawasan bagian barat Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang dilaporkan bergerak akibat dorongan angin hingga mendekati Savana Cikasur, salah satu kawasan ikonik di Gunung Argopuro.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat BBKSDA Jawa Timur Nomor PG.2266/K.2-BIDTEK/KSA-04.01/9/2026. Penutupan mencakup seluruh akses pendakian menuju Gunung Rengganis dan Gunung Argopuro melalui Pos Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo.

Kepala BBKSDA Jatim, Nur Patria, mengatakan penutupan dilakukan untuk meminimalisasi risiko akibat kebakaran yang terjadi di kawasan konservasi tersebut.

“Kami menutup kunjungan bertujuan meminimalisasi dampak risiko kebakaran hutan, karena ada kebakaran di atas,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi cuaca terik dan angin kencang di kawasan pegunungan menjadi salah satu faktor yang membuat api berpotensi merembet ke area lain.

“Api mulai terlihat di wilayah barat dan bergerak ke Savana Cikasur,” tambahnya.

Situasi tersebut membuat BBKSDA Jatim mengambil langkah tegas dengan menutup total jalur pendakian. Keselamatan pendaki menjadi pertimbangan utama, terutama karena kondisi kebakaran di kawasan pegunungan dapat berubah sewaktu-waktu.

“Demi keselamatan, jalur pendakian harus kami tutup total,” tegas Nur Patria.

BBKSDA Jatim juga belum dapat memastikan kapan jalur pendakian Gunung Argopuro akan kembali dibuka. Penutupan diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, menyesuaikan perkembangan kondisi dan keamanan kawasan.

“Penutupan kawasan dengan batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” ucapnya.

Bagi pendaki yang telah melakukan pemesanan tiket, BBKSDA Jatim menyediakan mekanisme pengembalian atau pengaturan kembali tiket melalui layanan resmi yang tersedia.

Sementara itu, Pusdalops PB Situbondo membenarkan terjadinya kebakaran di kawasan Bukit Savana Cikasur. Kebakaran tersebut menjadi alasan penutupan sementara jalur kunjungan menuju kawasan Gunung Argopuro.

“Perkembangan sampai saat ini belum kami monitor, tetapi yang jelas sudah bisa dipadamkan,” ujarnya.

Meski api dilaporkan telah padam, akses pendakian belum otomatis dibuka. BBKSDA Jatim masih menerapkan penutupan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko lanjutan di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Savana Cikasur Karhutla Cikasur Jalur Baderan Gunung Argopuro pendakian ditutup