RADARSITUBONDO.ID – Upaya mendahului kendaraan di jalur Pantura kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, berujung maut. Putra, 19, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, tewas di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan, Senin (14/9).
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Pantura kawasan TN Baluran, Kecamatan Banyuputih. Saat kejadian, Putra melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi dengan mengendarai sepeda motor.
Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga mencoba mendahului sejumlah kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan melaju truk bernopol DK 9327 JF yang dikemudikan JS, 40, warga Metro, Jakarta Barat.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tidak terhindarkan. Motor korban diduga menghantam bagian depan truk. Benturan keras membuat sepeda motor mengalami kerusakan berat, sedangkan Putra mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi.
“Kejadiannya pagi sekali. Saya tahunya korban sudah tergeletak di badan jalan sebelah selatan. Sepertinya sudah meninggal di lokasi,” tutur Hasan, salah seorang pengemudi yang kebetulan melintas.
Kabar kecelakaan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas kepolisian. Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanitlaka) Polres Situbondo turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan terkait kronologi kecelakaan.
Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Rudy mengatakan, polisi juga mengamankan sopir truk beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Dugaan sementara pengemudi sepeda motor kurang waspada saat mendahului kendaraan saat melintas di jalan raya,” pungkas Ipda Rudy.
Petugas masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan tabrakan maut di jalur Pantura kawasan TN Baluran. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo