RADARSITUBONDO.ID – Niat keluar rumah membeli gorengan berakhir tragis. Khairul, 56, warga Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tengkurap di pinggir jalan area persawahan Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Senin malam (14/9).
Korban pertama kali ditemukan Arwijo, 53, warga Desa Landangan, yang melintas di lokasi. Saat itu, Arwijo melihat Khairul tergeletak di pinggir jalan dan sepeda motornya terparkir rapi tak jauh dari lokasi.
“Saya kira korban jatuh dari motor. Tapi motornya diparkir rapi dan saat dipanggil tidak ada jawaban. Akhirnya saya lapor ke pak kades,” kata Arwijo, Selasa (15/9).
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Kapolsek Kapongan AKP I Gede Putu Wiranata bersama anggota mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga menghubungi tim medis untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Menurut AKP Wira, tidak ditemukan indikasi awal yang mengarah pada tindak kekerasan. Polisi menduga Khairul meninggal akibat sakit yang dideritanya. Sepeda motor milik korban juga ditemukan dalam kondisi terparkir dengan rapi.
“Diduga kuat korban meninggal karena sakit yang dideritanya. Di lokasi juga kami amankan sepeda motor milik korban yang terparkir dengan rapi,” ujar AKP Wira.
Dari keterangan keluarga, sebelum ditemukan meninggal, Khairul pamit keluar rumah untuk membeli gorengan. Polisi menduga korban mengalami kelelahan saat dalam perjalanan hingga akhirnya menghentikan sepeda motornya dan beristirahat di pinggir jalan persawahan.
Namun, istirahat tersebut berujung maut. Khairul tidak lagi memberikan respons ketika ditemukan warga hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Polisi telah menawarkan kepada keluarga agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga menolak dan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun.
“Kami sudah menawarkan kepada keluarga korban agar dilakukan otopsi, namun pihak korban menolak sekaligus membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak manapun,” pungkas AKP Wira. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo