RADARSITUBONDO.ID – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alhidayah, Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, terhenti sementara. Operasional pengiriman MBG dihentikan sejak Selasa (15/9) akibat kendala teknis penyaluran dana pemerintah.
Penghentian tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan SPPG Yayasan Alhidayah. Dalam surat itu disebutkan, kegiatan operasional dihentikan sementara hingga ada pemberitahuan lebih lanjut karena kendala teknis pencairan dana bantuan pemerintah (Banper).
Kepala SPPG Yayasan Alhidayah Shofil Fuad Madani membenarkan penghentian sementara tersebut. Menurut dia, dana top up dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum masuk ke dapur SPPG sehingga distribusi MBG untuk sementara tidak dapat dilakukan.
“Pemberhentian operasional sementara karena keterlambatan dana top up yang dilakukan BGN. Hal ini dialami oleh dapur SPPG di seluruh Indonesia,” ujar Shofil.
Dia memastikan penghentian tersebut bukan karena SPPG mendapat sanksi atau penangguhan operasional. Kendala hanya berkaitan dengan keterlambatan pencairan dana.
Menurut Shofil, operasional akan kembali berjalan setelah dana masuk ke rekening SPPG. Dia berharap persoalan tersebut tidak berlangsung lama.
“Insyaallah tidak akan lama. Ketika sudah cair, kami akan kembali mengirimkan MBG,” imbuhnya.
BGN Sebut Ada Kendala Penarikan Data
Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah BGN Situbondo Moh Faizi menjelaskan, kendala penyaluran dana MBG berkaitan dengan persoalan teknis keuangan.
Menurut dia, BGN menerima sejumlah pengaduan mengenai penyaluran dana MBG pada periode sebelumnya. Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kemudian melakukan proses penarikan data untuk memastikan penggunaan sistem informasi keuangan.
“Sehubungan dengan banyaknya pengaduan yang kami terima perihal penyaluran dana MBG pada periode sebelumnya, sebelumnya tim PPK sempat mengalami kendala teknis dalam penarikan data ketika melakukan uji penggunaan Sistem Informasi Keuangan,” jelas Faizi.
Dia mengatakan, tim PPK kemudian melakukan konsolidasi dan penarikan data kembali pada Senin pagi. Proses tersebut berlangsung hingga malam hari.
Upaya itu dilakukan agar dana dapat kembali disalurkan ke rekening virtual account (VA) SPPG pada Rabu (16/9).
Namun, proses tersebut berdampak pada distribusi MBG. Sebagian besar penyaluran pada Rabu belum dapat dilaksanakan karena dana belum tersedia sesuai jadwal.
Faizi memastikan pengiriman MBG akan kembali dilakukan setelah persoalan teknis penyaluran dana tersebut terselesaikan.
“Hal ini kemudian menyebabkan sebagian besar penyaluran pada hari ini masih tidak bisa dilaksanakan,” tambahnya. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo