MBG 3B di Situbondo Setop Sementara, BGN Sebut Data Penerima Belum Sinkron

Ahmad Rifa'ie • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 20:56 WIB
TEMPAT PENGIRIMAN: Seorang petugas menurunkan ompreng dari mobil operasional SPPG Yayasan Anugerah Berkah Al Husein di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Rabu (16/9). (Ahmad Rifa
TEMPAT PENGIRIMAN: Seorang petugas menurunkan ompreng dari mobil operasional SPPG Yayasan Anugerah Berkah Al Husein di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Rabu (16/9). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di sejumlah wilayah Situbondo terhenti sejak Jumat (11/9/2026). Penghentian sementara itu membuat sebagian penerima manfaat bertanya-tanya karena sebelumnya makanan bergizi tersebut rutin diterima.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penghentian bukan karena program MBG untuk kelompok 3B dihentikan. Penyaluran sementara ditahan karena masih ada data penerima manfaat yang belum terinput dalam Surat Penetapan Kelompok Penerima Manfaat Sementara (SPS) dari pusat.

Salah seorang warga Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Siti Komariyah mengatakan, MBG untuk balita sudah empat hari tidak diterima. Padahal, selama ini pengiriman untuk balita biasanya dilakukan bersamaan dengan distribusi MBG ke sekolah.

“Sejak Jumat (11/9/2026) kemarin tidak ada pengiriman MBG untuk balita. Katanya untuk busui dan bumil pun sama juga tidak ada,” katanya.

Komariyah awalnya mengira anaknya hanya tidak mendapat jatah pada satu hari. Namun, setelah beberapa hari, pengiriman tetap tidak diterima.

“Awalnya saya berpikir tidak kebagian porsi MBG. Namun, ternyata sampai saat ini berturut-turut tetap tidak menerima,” tambahnya.

Menurut dia, penghentian juga terjadi pada penerima kelompok ibu hamil dan ibu menyusui. Warga hanya mendapat informasi bahwa distribusi untuk kelompok 3B sementara dihentikan, tanpa mengetahui sampai kapan kebijakan tersebut berlaku.

“Katanya, untuk sementara 3B kini tidak dapat MBG. Saya tidak tahu kenapa diberhentikan dan sampai kapan,” ujarnya.

Padahal, kelompok 3B merupakan salah satu sasaran program MBG yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Data Belum Masuk SPS

Korwil BGN Situbondo Moh Faizi membenarkan adanya penghentian sementara distribusi MBG untuk sebagian penerima kelompok 3B. Dia menjelaskan, kebijakan tersebut berkaitan dengan pendataan penerima manfaat di tingkat pusat.

Sebagian data kelompok 3B dan penerima dari sekolah disebut belum masuk dalam data SPS yang diterbitkan pusat. Karena itu, penentuan penerima manfaat dan skema distribusi untuk sementara mengikuti data dari BGN pusat.

“Iya benar, karena pemberhentian pengiriman 3B sebagian dihentikan dikarenakan data 3B maupun sebagian sekolah tidak terinput di data SPS pusat,” ujarnya.

Faizi mengatakan, penerima manfaat yang belum tercantum dalam data SPS mendapat instruksi untuk sementara tidak menerima distribusi MBG. Kebijakan tersebut tidak hanya menyasar kelompok 3B, tetapi juga sebagian penerima manfaat dari sekolah.

“Juga penyaluran Makan Bergizi Gratis, untuk saat ini skema penyaluran MBG ditentukan oleh BGN pusat terkait penentuan penerima manfaat,” imbuhnya.

Meski demikian, Faizi memastikan distribusi MBG bagi kelompok 3B akan kembali dilakukan setelah pembaruan data penerima diterbitkan BGN pusat.

“Untuk pendistribusian kembali ke semua penerima manfaat 3B maupun sekolah, menunggu data SPS yang akan diterbitkan oleh pusat,” tegasnya.

Dengan demikian, penghentian distribusi MBG 3B di sejumlah wilayah Situbondo bersifat sementara. Kelanjutan penyaluran kini menunggu pembaruan data penerima manfaat melalui SPS dari BGN pusat. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
makan bergizi BGN Situbondo MBG 3B Data penerima MBG Situbondo