Angin Kencang Tumbangkan Pohon Mangga, Rumah Warga Gebangan Ambruk Saat Gendong Cucu

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 21:23 WIB
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo mengevakuasi pohon tumbang, di Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Senin (21/9). (HUMAIDI/JPRS)
BENCANA ALAM: Anggota BPBD Situbondo mengevakuasi pohon tumbang, di Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Senin (21/9). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Suara benda jatuh dari bagian belakang rumah membuat Sarkabun, 63, warga Dusun Asta Berris, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, panik. Saat itu, dia sedang menidurkan cucunya di dalam rumah.

Belum sempat menyadari apa yang terjadi, angin kencang membuat pohon mangga berukuran besar di belakang rumah roboh. Pohon tersebut kemudian menimpa rumah Sarkabun hingga sebagian bangunan dan genteng mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00, Senin (21/9). Beruntung, Sarkabun dan cucunya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Puriyono mengatakan, penghuni rumah langsung bergerak menyelamatkan diri begitu mendengar suara benda jatuh.

“Begitu terdengar ada benda jatuh dari rumah belakang, pemilik rumah langsung membawa kabur cucunya ke tempat yang lebih aman. Penghuninya selamat, tidak ada yang kena reruntuhan genteng yang abruk,” ujar Puriyono.

Pohon Lapuk Roboh Diterjang Angin

Menurut Puriyono, pohon mangga yang tumbang tersebut dalam kondisi sudah lapuk. Kondisi itu membuat pohon mudah roboh ketika diterpa angin kencang.

“Sebenarnya pohon yang tumbang sudah lapuk. Begitu terkena angin langsung roboh ke rumah milik Sarkabun,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah Sarkabun mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian mencapai sekitar Rp5 juta.

Setelah menerima laporan warga, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama Tagana Dinas Sosial serta anggota Polsek dan Koramil Kapongan melakukan penanganan dan kaji cepat terhadap dampak bencana.

Petugas melakukan pendataan kerusakan sekaligus memastikan kondisi penghuni rumah pascakejadian.

BPBD Ingatkan Bahaya Pohon Tua

Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap keberadaan pohon berukuran besar di sekitar rumah. Terlebih, pohon yang sudah tua dan lapuk memiliki risiko tumbang ketika diterpa angin kencang.

BPBD Situbondo mengimbau warga melakukan pemangkasan terhadap pohon yang sudah terlalu tinggi, tua, atau menunjukkan tanda-tanda lapuk.

“Kami imbau warga untuk memangkas pohon yang sudah lapuk dan tinggi, apalagi sekarang cuaca ekstrem dan angin kencang sering terjadi di Situbondo,” pungkas Puriyono.

Tidak adanya korban dalam kejadian tersebut menjadi kabar baik di tengah kerusakan rumah. Namun, BPBD mengingatkan bahwa langkah pencegahan perlu dilakukan sebelum pohon tumbang dan mengancam keselamatan penghuni rumah. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Gebangan Kapongan rumah rusak bpbd situbondo angin kencang pohon tumbang