RADARSITUBONDO.ID – Detik-detik menegangkan terjadi di jalur pantura Situbondo. Truk Fuso bernopol B 9194 SP tiba-tiba mengalami rem blong saat melaju di depan Puskesmas Kapongan, Selasa (22/9) sekitar pukul 19.00. Sopir berusaha menghindari motor yang berhenti di lampu merah, tetapi truk justru menghantam bagian belakang truk tangki bernopol W 8909 UR yang sedang terparkir di tepi jalan.
Benturan keras membuat bagian depan Fuso ringsek. Sopirnya, Kardi, 50, warga Kudus, sempat kesulitan keluar dari kabin karena kondisi kendaraan yang terjepit. Beruntung, dia berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka serius.
Kardi mengatakan, saat kejadian dirinya tengah membawa muatan drum besi bekas dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. Sesampainya di depan Puskesmas Kapongan, rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi.
Karena laju kendaraan masih cukup kencang, dia melihat sejumlah sepeda motor berhenti di lampu merah. Untuk menghindari kendaraan tersebut, setir kemudian dibanting ke kiri.
"Saya menghindar dari motor yang berhenti di depan saya. Jadi saya langsung belok ke kiri dan nabrak truk tangki yang lagi parkir," ujar Kardi.
Sempat Terjepit di Kabin
Benturan dengan truk tangki membuat bumper depan Fuso mengalami kerusakan cukup parah. Kardi mengaku sempat kesulitan keluar dari kabin karena tubuhnya terjepit bagian kendaraan yang ringsek.
Dia bersyukur tabrakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Apalagi, posisi kejadian berada di kawasan yang cukup ramai dan dekat dengan persimpangan lampu merah.
"Bayangan saya yang dihantam adalah truk tangki BBM. Saya juga tidak apa-apa. Tapi truk tidak bisa dipaksa untuk jalan. Harus diderek," cetusnya.
Sementara itu, sopir truk tangki, Ade, 42, warga Pasuruan, mengaku baru saja memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Dia memilih berhenti karena mengantuk dan kemudian pergi minum kopi di taman Kapongan.
Belum lama menikmati kopi, Ade tiba-tiba mendengar suara benturan keras.
"Ini truk saya ditabrak dari belakang. Kasihan saya sama sopirnya. Katanya mengalami rem blong. Kalau tangki milik saya tidak apa-apa," ujarnya.
Jalur Pantura Sempat Macet
Kecelakaan dua kendaraan besar tersebut sempat membuat arus lalu lintas di jalur pantura Kapongan tersendat. Ukuran kendaraan yang terlibat membuat pengguna jalan dari kedua arah harus memperlambat laju kendaraannya.
Lukman, salah satu pengendara motor yang melintas, mengatakan antrean kendaraan dari arah timur mengular beberapa meter. Sementara dari arah barat, kepadatan juga terlihat hingga kawasan depan kantor MWCNU Kapongan.
"Macet total ini, truknya besar. Untung tidak ada korban," pungkas Lukman. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo