IHC RS Elizabeth Situbondo Jalani Akreditasi LARS DHP, Mutu Layanan Jadi Sorotan

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB
TINGKATKAN PELAYANAN: Karyawan IHC Rumah Sakit Elizabeth melakukan verifikasi dokumen di Aula IHC Rumah Sakit Elizabeth, Selasa lalu (22/9). (HUMAIDI/JPRS)
TINGKATKAN PELAYANAN: Karyawan IHC Rumah Sakit Elizabeth melakukan verifikasi dokumen di Aula IHC Rumah Sakit Elizabeth, Selasa lalu (22/9). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Menjaga mutu pelayanan kesehatan bukan pekerjaan yang selesai dalam sekali penilaian. Prinsip itu yang terus dijaga IHC Rumah Sakit Elizabeth Situbondo dengan menjalani proses akreditasi bersama Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP).

Rumah sakit swasta yang berada di Jalan WR Supratman, Situbondo, tersebut mengikuti rangkaian akreditasi melalui metode daring dan luring. Proses itu mencakup verifikasi dokumen, observasi pelayanan, penelusuran rekam medis hingga wawancara dengan jajaran manajemen dan tenaga kesehatan.

Direktur IHC RS Elizabeth Situbondo, dr. M. Syamsul Arifin, mengatakan akreditasi tidak semata-mata berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Menurut dia, proses tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat budaya mutu di seluruh lini pelayanan rumah sakit.

“Akreditasi menjadi momentum bagi karyawan IHC RS Elizabeth untuk terus evaluasi dan perbaikan. Yang terpenting bukan hanya memenuhi standar saat penilaian, tetapi bagaimana standar mutu dan keselamatan pasien menjadi budaya kerja sehari-hari,” ujarnya, Kamis (24/9).

Dokumen hingga Pelayanan Ditelusuri

Proses akreditasi yang berlangsung Selasa (22/9) tersebut dilakukan melalui dua pendekatan. Penilaian daring mencakup verifikasi dokumen serta implementasi standar yang telah dipersiapkan rumah sakit.

Sementara itu, penilaian luring dilakukan dengan melihat secara langsung penerapan standar di lingkungan rumah sakit. Tim surveior LARS DHP melakukan observasi terhadap pelayanan sekaligus menelusuri rekam medis.

Tidak hanya itu, jajaran manajemen dan tenaga kesehatan juga mengikuti sesi wawancara sebagai bagian dari proses penilaian.

Syamsul mengatakan, seluruh unit di IHC RS Elizabeth dilibatkan dalam persiapan akreditasi. Koordinasi dilakukan lintas bagian, mulai dari pemenuhan dokumen hingga memastikan standar pelayanan benar-benar diterapkan di lapangan.

“Seluruh unit terlibat aktif dalam persiapan akreditasi. Mulai koordinasi lintas bagian, pemenuhan dokumen, hingga memastikan implementasi standar berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Bagi IHC RS Elizabeth, proses tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi mutu pelayanan. Sebab, standar yang baik diharapkan tidak hanya terlihat ketika proses akreditasi berlangsung, tetapi menjadi bagian dari rutinitas pelayanan kepada pasien.

Dorong Pelayanan Aman dan Berorientasi Pasien

Melalui akreditasi LARS DHP, IHC RS Elizabeth Situbondo berharap dapat semakin memperkuat sistem pelayanan yang bermutu, aman, efektif, serta berorientasi pada kebutuhan pasien dan keluarga.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Syamsul menegaskan, pelayanan kepada pasien tetap menjadi fokus utama.

“Kami tetap pada semangat melayani sepenuh hati. Harapan kami tetap yang terbaik untuk melayani pasien,” pungkasnya. (hum/pri)

 

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Akreditasi LARS DHP Mutu pelayanan Keselamatan pasien Rumah sakit Situbondo IHC RS Elizabeth