RADARSITUBONDO.ID – Upaya menyalip truk berubah menjadi kecelakaan maut. Sebuah sepeda motor bertabrakan frontal dengan Toyota Avanza di Jalan Raya Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Rabu (23/9) sekitar pukul 14.30.
Pengendara motor, Susanto, 36, warga Dusun/Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami benturan keras.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor bernopol P 3565 FS yang dikendarai Susanto melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. Ketika tiba di kawasan barat Hotel Karisma, Susanto diduga hendak mendahului truk yang berada di depannya.
Motor kemudian bergerak ke jalur utara. Namun, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Toyota Avanza bernopol N 1160 EN.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat masing-masing pengemudi tidak sempat menghindar. Tabrakan frontal pun tak terelakkan.
Benturan keras membuat Susanto terpental hingga jatuh dalam posisi tengkurap di tengah jalan. Dia mengalami luka berat, termasuk pendarahan pada bagian kepala.
Pengendara lain dan warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pengecekan. Namun, kondisi korban sudah sangat lemah dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Warga kemudian menunggu kedatangan petugas Satlantas Polres Situbondo untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Diduga Kurang Perhatikan Arus Berlawanan
Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Rudi mengatakan, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengendara sepeda motor kurang berhati-hati ketika berusaha mendahului kendaraan di depannya.
“Diduga sepeda motor mendahului truk di depannya tanpa memperhatikan arus dari depan, sehingga terjadi tabrakan frontal dengan Avanza,” ujar Rudi.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut dengan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat.
Jenazah Susanto kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Situbondo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Kecelakaan maut tersebut sempat membuat arus lalu lintas di jalur utama Kapongan tersendat. Kendaraan dari kedua arah mengalami perlambatan akibat banyak pengendara yang melintas di sekitar lokasi.
Untuk mengurai kepadatan, anggota Satlantas Polres Situbondo melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan.
“Jasad sudah diserahkan kepada pihak keluarga setelah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Situbondo. Kedua kendaraan sudah kami amankan di Pos Laka,” pungkas Rudi. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo