RADARSITUBONDO.ID – Angka 61 bukan sekadar penanda usia bagi SMKN 1 Panji. Di balik perayaan ulang tahun tersebut, sekolah kejuruan itu tengah memperkuat satu pesan penting: lulusan tidak cukup hanya mengantongi ijazah, tetapi harus punya bekal untuk menentukan masa depan.
Semangat itu terasa dalam rangkaian HUT ke-61 SMKN 1 Panji yang berlangsung sejak Kamis (3/9). Beragam kegiatan digelar, mulai penampilan siswa, lomba video, kebersihan kelas, Got Talent MC, fashion, menyanyi, jalan sehat hingga parade kelas dan jurusan yang berlangsung Kamis (24/9).
Rangkaian perayaan tersebut turut dihadiri jajaran Komite SMKN 1 Panji serta KTU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Situbondo dan Bondowoso, Muhammad Syarifuddin.
Namun, di balik kemeriahan perayaan, sekolah ingin menegaskan kembali tujuan pendidikan vokasi. Siswa diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berwirausaha, melanjutkan pendidikan, bahkan mengejar karier di bidang yang mereka cita-citakan.
Kepala SMKN 1 Panji Paimin, M.Pd., mengatakan sekolah terus berupaya memberikan bekal yang relevan agar siswa memiliki kemampuan untuk hidup mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
“Yang pertama adalah menanamkan akhlak mulia kepada siswa, kemudian mencetak generasi muda yang berkualitas. Artinya, setelah lulus sudah bisa siap bekerja, berkarier, bahkan berwirausaha,” katanya.
TNI-Polri Jadi Salah Satu Pilihan Karier
Selain menyiapkan siswa memasuki dunia kerja, SMKN 1 Panji juga membuka ruang bagi mereka yang memiliki cita-cita berkarier di institusi TNI maupun Polri.
Paimin mengatakan, sekolah ke depan ingin semakin banyak lulusan yang mencoba mengikuti seleksi masuk TNI dan Polri. Untuk mendukung hal tersebut, sekolah berencana memperkuat kerja sama dengan aparat.
Pembekalan dan motivasi akan diberikan kepada siswa yang memiliki minat untuk menempuh jalur karier tersebut.
“Kemudian yang terpenting adalah bagaimana siswa yang akan masuk TNI atau Polri diberikan wadah dengan bekerja sama dengan Kodim maupun Polres Situbondo,” jelasnya.
Menurut Paimin, fasilitas pembelajaran di setiap kompetensi keahlian juga terus diperkuat. Harapannya, siswa memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah lulus, baik untuk bekerja maupun mengembangkan usaha sendiri.
Dorong Siswa Lanjut Kuliah
Pendidikan vokasi memang identik dengan kesiapan memasuki dunia kerja. Namun, SMKN 1 Panji tidak ingin pilihan masa depan siswa berhenti di sana.
Saat ini sudah ada lulusan maupun siswa yang mulai menjalankan usaha sebelum menyelesaikan pendidikan. Di sisi lain, sebagian siswa juga memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Meski demikian, jumlah siswa yang meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi masih relatif lebih sedikit dibandingkan mereka yang langsung bekerja.
Kondisi itu yang ingin perlahan diubah sekolah. Paimin berharap semakin banyak siswa SMKN 1 Panji yang berani melanjutkan pendidikan sesuai cita-cita dan kemampuan masing-masing.
“Ketika anak memilih masuk SMK tentu keinginan mereka ingin bekerja. Maka dari itu, lulusan SMK lebih banyak bekerja. Tetapi, kami ingin mengubah itu juga, bagaimana siswa bisa meneruskan ke jenjang karier yang memiliki cita-cita,” jelasnya.
Bagi Paimin, pilihan setelah lulus tidak harus seragam. Ada yang bekerja, berwirausaha, kuliah, maupun mengejar profesi tertentu. Yang terpenting, siswa memiliki kemampuan dan kesiapan untuk menentukan jalan yang dipilih.
61 Tahun, Menyiapkan Generasi untuk Masa Depan
Perayaan HUT ke-61 SMKN 1 Panji akhirnya bukan sekadar parade kemeriahan sekolah. Momentum tersebut menjadi ruang untuk melihat kembali bagaimana pendidikan yang diberikan selama ini dapat menjadi bekal bagi siswa ketika meninggalkan bangku sekolah.
Paimin berharap lulusan SMKN 1 Panji mampu membawa nama baik keluarga, sekolah, sekaligus Kabupaten Situbondo.
Dia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kemampuan, di mana pun berada dan apa pun bidang yang ditekuni.
“Kami berharap dengan momentum yang bahagia ini bisa terus memberikan yang terbaik bagi keluarga masing-masing, bahkan untuk Kabupaten Situbondo dan lembaga,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo