RADARSITUBONDO.ID - Lapangan minisoccer di Kota Santri bakal menjadi panggung adu strategi para talenta muda. Sebanyak 240 pelajar dari 16 tim Situbondo dan Banyuwangi siap bertanding dalam Turnamen Minisoccer Bahlil Cup 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026. Tak sekadar mengejar gelar juara, ajang ini diharapkan menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp11,5 juta.
Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Situbondo Rosi mengatakan, turnamen minisoccer khusus pelajar tersebut baru memasuki penyelenggaraan kedua di Situbondo. Karena itu, keberadaan kompetisi ini dinilai penting untuk menumbuhkan semangat bertanding sekaligus mengasah kemampuan pemain muda.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan dukungan, terutama Partai Golkar dan Jawa Pos Radar Situbondo, serta pihak-pihak yang turut mendukung, baik sekolah maupun lembaga,” katanya, Jumat (25/9).
Menurut Rosi, kompetisi tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan yang selama ini diasah melalui latihan di sekolah maupun klub.
Ke depan, para pemain muda tersebut masih memiliki sejumlah panggung kompetisi yang bisa menjadi target, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Jawa Timur dan berbagai kejuaraan daerah.
“Ini menjadi salah satu rangsangan bagi kalangan anak muda. Berkat event Bahlil Minisoccer ini, kejuaraan seperti ini bisa diselenggarakan di Situbondo,” ujarnya.
11 Tim dari Situbondo, 5 dari Banyuwangi
Sebanyak 16 tim yang ambil bagian dalam Bahlil Cup 2026 berasal dari jenjang SMA, SMK, dan MAN. Komposisinya terdiri atas 11 tim dari Situbondo dan lima tim dari Banyuwangi.
Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus membawa nama baik sekolah masing-masing.
Bagi tim asal Situbondo yang mampu menunjukkan performa terbaik, turnamen ini juga dapat menjadi salah satu gambaran kemampuan sebelum menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
“Mudah-mudahan ini menjadi gambaran bagi mereka yang nantinya akan mengikuti kejuaraan Popprov di Jawa Timur,” jelas Rosi.
Rosi berharap Bahlil Cup tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Dia mendorong agar turnamen tersebut dapat digelar secara rutin sehingga semakin banyak pelajar memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan mengembangkan bakat.
Persiapan turnamen sejauh ini disebut telah mencapai sekitar 90 persen. Mulai dari lokasi, sarana pendukung hingga kesiapan para pemain.
Dia pun mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi tersebut sebagai pengalaman sekaligus momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan sportivitas.
“Semoga hasil latihan kalian dengan semangat yang tinggi bisa membuahkan hasil maksimal. Untuk saat ini, persiapannya sudah sekitar 90 persen, baik lokasi, sarana maupun pemain. Kami ucapkan selamat bertanding kepada 16 tim. Junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo