RADARSITUBONDO.ID - Ribuan penonton tumpah ke Rest Area Utama Raya Banyuglugur untuk menyaksikan penampilan Slank dan Denny Caknan, Minggu malam (27/9). Besarnya konsentrasi massa membuat aparat menerapkan pengamanan berlapis dengan menerjunkan 435 personel gabungan.
Ratusan petugas tersebut terdiri dari 222 anggota Polri, personel Kodim 0823/Situbondo, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo. Pengamanan disiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari desak-desakan hingga aksi kriminal di tengah kerumunan.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, sejumlah titik rawan telah dipetakan sebelum konser dimulai. Salah satu perhatian petugas adalah jalur belakang rest area yang berpotensi dimanfaatkan penonton untuk masuk tanpa melalui akses resmi.
“Ratusan personel kami tempatkan di titik rawan yang berpotensi memicu kericuhan. Kami perketat zona luar karena jadi pusat keramaian, untuk cegah desak-desakan,” ujar Bayu.
Pengamanan juga dibagi menjadi empat lapis atau ring satu hingga ring empat. Ring pertama berada di area pembelian tiket yang menjadi salah satu titik dengan potensi kepadatan tinggi.
Menurut Bayu, kepadatan massa tidak hanya berisiko menimbulkan desak-desakan. Situasi tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencopetan maupun mengambil barang berharga milik penonton.
“Penjagaan di tempat keramaian bukan hanya fokus menjaga orang yang hanyut dalam euforia. Tapi segala kemungkinan diperhatikan, salah satunya aksi copet,” jelasnya.
Karena itu, petugas secara berkala mengingatkan penonton agar tetap menjaga barang bawaan masing-masing selama menikmati konser. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi tetap aman di tengah kerumunan.
Hingga konser Slank dan Denny Caknan berakhir, situasi dilaporkan tetap kondusif. Tidak terjadi gesekan antarpengunjung maupun gangguan keamanan yang berarti. Penonton juga membubarkan diri secara tertib dengan tetap berada dalam pengawasan petugas.
“Kami sangat bersyukur karena tidak sampai terjadi gesekan antarpenonton,” cetus AKBP Bayu. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo