PT SBN Bangun Tandon Air Bersih, Warga Sekitar Tambang Rasakan Manfaatnya

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 20:18 WIB
PEDULI WARGA: Pembangunan tandon untuk warga Dusun krajan, Desa Curahsuri, Kecamatan  Jatibanteng, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)
PEDULI WARGA: Pembangunan tandon untuk warga Dusun krajan, Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID - Musim kemarau tak lagi membuat ratusan warga Dusun Krajan, Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, harus mencari air ke sungai. Sebanyak 189 kepala keluarga (KK) kini mendapat akses air bersih yang ditampung melalui tandon bantuan PT Sarana Bangun Nirwana (SBN).

Tandon tersebut dibangun oleh owner PT SBN Solehudin atau yang akrab disapa H. Huda di sekitar sumber air yang berada di area tambang miliknya. Fasilitas itu rampung sekitar tiga bulan lalu dan kini telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga warga.

Kepala Desa Curahsuri Suliman, S.H. mengatakan, sumber air di kawasan tersebut sebenarnya telah dimanfaatkan warga selama bertahun-tahun. Namun, sebelum ada tandon, aliran air belum lancar sehingga pemanfaatannya belum maksimal.

“Kalau sumber airnya sudah ada sejak lama. Tapi kalau tandonnya baru selesai dibangun tiga bulan lalu. Sekarang sudah berfungsi dan sudah dirasakan manfaatnya oleh warga Dusun Krajan,” ungkap Suliman.

Menurut dia, pemerintah desa bersama warga kemudian mengajukan permohonan pembangunan tandon agar distribusi air dapat diatur dan kebutuhan masyarakat lebih mudah terpenuhi. Setelah tandon tersedia, aliran air menjadi lebih lancar dan bisa disalurkan ke rumah-rumah warga.

PEDULI WARGA: Pembangunan tandon untuk warga Dusun krajan, Desa Curahsuri, Kecamatan  Jatibanteng, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)
PEDULI WARGA: Pembangunan tandon untuk warga Dusun krajan, Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, belum lama ini. (HUMAIDI/JPRS)

“Sekarang sudah ada tandonnya, air lebih lancar dan bisa mencukupi kebutuhan warga,” ucapnya.

Owner PT SBN H. Huda mengatakan, pembangunan tandon dilakukan setelah menerima permohonan warga yang membutuhkan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena warga sekitar sebelumnya masih mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dulu warga meminum air sungai. Sekarang air bersih dari sumber air boran diangkat pakai mesin sibel lalu ditampung menggunakan tandon sebelum mengalir ke rumah-rumah warga,” jelas H. Huda.

Dia berharap keberadaan tandon tersebut dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar. “Semoga tandon yang kami bangun ini bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
PT SBN Curahsuri Tandon Air jatibanteng air bersih