Jalan Desa Duwet Jadi Arena Balap Liar, Polisi Perketat Patroli Akhir Pekan

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:36 WIB
PATROLI RUTIN: Anggota Polsek Panarukan patroli balap liar di Jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kamis (1/10). (HUMAIDI/JPRS)
PATROLI RUTIN: Anggota Polsek Panarukan patroli balap liar di Jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kamis (1/10). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Jalan lurus di Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, seolah berubah fungsi setiap akhir pekan. Ketika pengawasan longgar, jalan desa tersebut kembali dimanfaatkan sekelompok pemuda untuk memacu kendaraan dan adu kecepatan. Polisi pun memperketat patroli untuk mencegah balap liar kembali berulang.

Terbaru, laporan balap liar diterima Polsek Panarukan melalui layanan Call Center 110 pada Minggu (27/9) sekitar pukul 17.30. Saat itu, petugas disebut tidak sedang melakukan patroli di lokasi. Begitu polisi tiba, para pemuda yang diduga terlibat balap liar telah meninggalkan lokasi.

Kapolsek Panarukan AKP Harsono mengatakan, patroli rutin dilakukan setiap Sabtu dan Minggu untuk mengantisipasi aksi balap liar. Namun, ketika petugas tidak berada di lokasi, aktivitas tersebut masih berpotensi muncul.

“Kalau tiap Sabtu dan Minggu kami rutin patroli. Kalau tidak dipatroli, tetap saja ada yang bermain balap liar. Minggu lalu kami dapat laporan, begitu datang, pembalapnya sudah kabur,” ungkap Harsono, Kamis (1/10).

Menurut dia, pengawasan tidak hanya mengandalkan personel kepolisian. Warga sekitar juga ikut memantau kondisi jalan dan melaporkan apabila mendapati adanya aktivitas balap liar.

“Kalau tidak kami patroli, warga sekitar yang ikut memantau,” imbuhnya.

Keberadaan warga yang ikut mengawasi dinilai membantu polisi merespons laporan dengan lebih cepat. Terlebih, aksi balap liar di jalan umum berpotensi mengganggu pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Harsono mengimbau para pemuda di Kecamatan Panarukan maupun wilayah Situbondo tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap. Menurut dia, jalan raya bukan tempat yang aman untuk menguji kecepatan kendaraan.

“Kami sudah berupaya menekan balap liar semaksimal mungkin, jadi kami juga minta tolong pada pemuda jangan suka main balap liar. Kalau ketangkap ganti ruginya besar, motornya bisa ditilang,” tegasnya.

Polsek Panarukan memastikan patroli akan terus dilakukan, khususnya pada waktu yang dinilai rawan digunakan untuk balap liar. Polisi juga mengandalkan partisipasi warga untuk memberikan informasi apabila aktivitas tersebut kembali muncul di Jalan Desa Duwet. (hum/pri)

 

 

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Patroli polisi balap liar Situbondo Jalan Duwet Polsek Panarukan Call Center 110