Ditinggal ke Pasar, Rumah Warga Mimbo Terbakar, Ijazah dan KTP Ludes

Humaidi Radar Situbondo • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 21:00 WIB
TERBAKAR: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terbakar di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Minggu (4/10). (HUMAIDI/JPRS)
TERBAKAR: Anggota BPBD Situbondo meninjau rumah terbakar di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Minggu (4/10). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Perjalanan singkat ke pasar berubah menjadi kabar buruk bagi Suryadi, 66. Saat ketua RT di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, itu pergi membeli ikan bersama istrinya, rumahnya justru dilalap api, Minggu (4/10) pagi.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 tersebut menghanguskan bagian kamar. Sejumlah barang berharga ikut menjadi arang, mulai springbed, tiga lemari, ijazah, KTP, hingga uang tunai Rp 1 juta. Kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta.

Saat api mulai membesar, Suryadi dan istrinya tidak berada di rumah. Keduanya tengah berbelanja ikan Mimbo di Pasar Palelangan. Sementara itu, ibu Suryadi berada seorang diri di dalam rumah.

Beruntung, perempuan tersebut berhasil menyelamatkan diri. Kobaran api kemudian diketahui warga setelah terlihat menjilat hingga ke bagian luar genteng rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta bantuan. Karena rumah berada di kawasan permukiman yang cukup padat, warga bergerak cepat agar kobaran api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, warga menjadi pihak pertama yang melakukan upaya pemadaman. Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong royong memadamkan api.

“Saat api menjilat ke luar genteng, ada warga setempat yang mengetahui hingga memanggil warga yang lain,” ungkap Puriyono.
Upaya warga membuahkan hasil. Ketersediaan air di sekitar lokasi turut membantu proses pemadaman sehingga api tidak sampai menghanguskan seluruh bagian rumah.

“Warga bergotong-royong memadamkan dengan alat seadanya. Selain itu banyak air di area kebakaran,” tuturnya.

Meski tidak melalap seluruh bangunan, api lebih dulu menghanguskan sejumlah barang yang berada di kamar. Springbed dan tiga lemari tidak dapat diselamatkan. Dokumen penting berupa ijazah dan KTP milik korban juga ikut terbakar.

Uang tunai sebesar Rp 1 juta yang berada di dalam kamar turut ludes. Total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan sekitar Rp 5 juta.
Berdasarkan kaji cepat BPBD, api diduga bermula dari korsleting listrik di bagian kamar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Berdasarkan kaji cepat yang sudah kami lakukan, kebakaran diakibatkan korsleting listrik di bagian kamar. Untuk penyebab lebih pasti masih dalam penyelidikan polisi,” kata Puriyono.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah atau bangunan lain di sekitar lokasi. (hum/als)

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Kebakaran Banyuputih Kampung Mimbo bpbd situbondo korsleting listrik rumah terbakar