RADARSITUBONDO.ID – Bukan cuma trofi yang diperebutkan. Sebanyak 16 tim U-17 dari Situbondo dan Banyuwangi mulai adu taktik dalam Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026, Senin (5/10). Sebanyak 11 tim dari Situbondo dan lima tim dari Banyuwangi bakal bersaing menjadi yang terbaik sekaligus merebut tiket mewakili Zona 11 di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Turnamen yang digelar Partai Golkar tersebut dijadwalkan kick off sekitar pukul 06.30. Sebelum pertandingan dimulai, pembukaan dilakukan langsung Ketua DPD Partai Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi. Parade drum band MAN 2 Situbondo juga disiapkan untuk memeriahkan pembukaan.
Sejumlah pejabat turut dijadwalkan hadir. Di antaranya Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo serta Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi Eva Hestiyawati, S.E.
Panitia memastikan seluruh peserta telah melakukan registrasi sebelum turun bertanding. Persiapan tersebut menjadi bagian dari tahapan awal sebelum 16 tim menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.
“Sebelum pembukaan, masing-masing peserta atau tim sudah melakukan registrasi untuk berlaga di Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026,” kata salah satu panitia, Marjono.
Pertemuan tim pelajar dari dua daerah membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat. Sebelas wakil Situbondo harus berhadapan dengan lima tim Banyuwangi dalam pertarungan yang bukan hanya mempertaruhkan gengsi sekolah, tetapi juga peluang melangkah ke level berikutnya.
Sebab, juara Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 bakal mendapatkan kesempatan membawa nama Zona 11 pada tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Sebanyak 16 tim akan berebut piala di Turnamen Bahlil Mini Soccer. Siapa yang layak menjadi juara, dialah yang terbaik dan akan mewakili Zona 11 ke tingkat Provinsi Jawa Timur,” imbuh Marjono.
Namun, panitia menegaskan kompetisi tidak semata-mata mengejar kemenangan. Turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi pemain muda untuk menambah jam terbang, mengasah kemampuan, sekaligus membangun pengalaman bertanding menghadapi lawan dari daerah lain.
Karena itu, seluruh pemain diminta menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran. Menang maupun kalah, pengalaman yang didapat di lapangan diharapkan menjadi modal bagi perkembangan pemain U-17.
“Di pertandingan ini, junjung tinggi sportivitas. Jadikan momen ini juga sebagai ajang untuk belajar,” ucap Marjono.
Panitia juga telah melakukan sejumlah persiapan agar pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pemain serta tim peserta diminta menjaga sikap dan mengedepankan fair play selama kompetisi berlangsung.
Kehadiran penonton diharapkan ikut menghidupkan atmosfer pertandingan. Dukungan dari tribun bukan hanya menjadi penyemangat bagi pemain, tetapi juga memperkuat nuansa kebersamaan dalam turnamen antarpelajar tersebut.
“Antusiasme peserta dan penonton diharapkan semakin menambah semarak jalannya Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 ini,” jelasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi berharap turnamen tersebut meninggalkan kesan bagi masyarakat. Menurut dia, Bahlil Mini Soccer 2026 menjadi salah satu kegiatan olahraga yang digelar Partai Golkar di Situbondo.
Dia berharap turnamen tidak sekadar tercatat sebagai kompetisi perebutan piala. Lebih dari itu, Bahlil Mini Soccer 2026 diharapkan menjadi bagian dari pengalaman masyarakat dalam menyaksikan sekaligus mendukung perkembangan olahraga pelajar.
“Semoga Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 ini bisa diingat oleh warga Situbondo bahwa pernah ada turnamen mini soccer yang diadakan Partai Golkar dan bernama Bahlil Mini Soccer 2026. Junjung tinggi sportivitas dan selamat bertanding. Semoga momen ini selalu diingat,” ujarnya.
Kini, 16 tim U-17 tinggal membuktikan kualitas masing-masing di lapangan. Trofi memang menjadi target utama. Namun, tiket untuk membawa nama Zona 11 ke tingkat Provinsi Jawa Timur menjadi gengsi tambahan yang membuat persaingan Bahlil Mini Soccer 2026 semakin menarik. (rif/als)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo