RADARSITUBONDO.ID – Perjalanan malam seorang mahasiswa berusia 21 tahun berakhir tragis di jalur Pantura Situbondo. ADP, warga Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng dan terjatuh ke jalur berlawanan, lalu tertabrak truk box di Jalan Raya Karangasem, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Sabtu malam (11/10).
Kecelakaan maut itu melibatkan sepeda motor bernopol P 2698 BC dan truk box yang dikemudikan Sukar, 65, warga Kabupaten Pasuruan. Insiden bermula ketika korban melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor korban tiba-tiba oleng hingga terjatuh ke jalur utara atau jalur yang digunakan kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, truk box melaju dari arah barat ke timur. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat sopir truk tidak sempat menghindar. Benturan pun tak terelakkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Rudi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas.
“Motor oleng dan terjatuh ke jalur lawan. Truk dari arah berlawanan tidak sempat menghindar. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujar Rudi, Senin (12/10).
Akibat kecelakaan itu, ADP mengalami luka serius, meliputi cedera di kepala, patah tulang tertutup pada bahu kiri, luka lecet di punggung kiri, serta memar di bagian punggung. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tersebut.
Petugas kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Rudi mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Pantura Situbondo, terutama pada malam hari. Kondisi jalan yang bergelombang di sejumlah titik berpotensi membuat pengendara sepeda motor kehilangan keseimbangan jika tidak berhati-hati.
“Kami mengimbau pengendara motor agar lebih hati-hati saat melintas di jalur Pantura,” tutupnya. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo