Sempat Jadi Primadona Era 1980-an, Eks Bioskop Pasar Mimbaan Kini Dibongkar

Humaidi Radar Situbondo • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:56 WIB
DIBONGKAR: Salah satu pekerja sibuk menyiram di area eks gedung bioskop di kompleks Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, Kamis (15/10). (HUMAIDI/JPRS)
DIBONGKAR: Salah satu pekerja sibuk menyiram di area eks gedung bioskop di kompleks Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, Kamis (15/10). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Kenangan kejayaan bioskop di Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, perlahan tinggal cerita. Gedung yang pernah menjadi magnet hiburan warga pada era 1980-an itu kini dibongkar menggunakan alat berat. Pemerintah berencana menyulap lahan bekas bioskop menjadi pusat kuliner dan area bermain untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar.

Pembongkaran dilakukan sejak awal Oktober, tepatnya sekitar 2 Oktober. Pekerjaan berlangsung pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli di Pasar Mimbaan.

Yanto, salah seorang pekerja yang telah puluhan tahun beraktivitas di pasar tersebut, mengatakan sebagian besar bangunan sudah dibongkar. Saat ini, proses pembongkaran tinggal menyisakan sebagian gedung.

“Proses bongkarnya sejak awal bulan. Kini tinggal pembongkaran gedung. Bongkarnya pakai alat berat, dikerjakan malam hari,” ungkap Yanto, Kamis (15/10).

Pembongkaran turut berdampak pada pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menempati area tersebut. Mereka dipindahkan sementara ke sejumlah ruko kosong yang tidak beroperasi.

Menurut Yanto, jumlah lapak awalnya lebih dari 20, tetapi pedagang yang aktif hanya sekitar tujuh orang. Saat pembongkaran dimulai, muncul pula sejumlah orang yang mengaku sebagai pedagang.

“Ada juga yang enggan dipindah, padahal ruko sementara sudah disiapkan,” katanya.

Pernah Jadi Magnet Keramaian Pasar

Bagi Yanto, pembongkaran gedung tersebut bukan sekadar perubahan wajah pasar. Bangunan itu menyimpan kenangan ketika bioskop menjadi salah satu tujuan hiburan masyarakat pada era 1980-an.

Popularitasnya mulai meredup seiring perubahan zaman. Kehadiran VCD hingga telepon pintar berbasis Android membuat minat masyarakat menonton di bioskop tersebut terus menurun. Sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah pada 2010, gedung itu sudah tidak beroperasi.

Setelah tak lagi menjadi bioskop, bangunan tersebut sempat dimanfaatkan sebagai koperasi dan tempat gadai motor.

Dampak meredupnya bioskop juga dirasakan pedagang Pasar Mimbaan Baru. Dahulu, pengunjung yang datang mencari hiburan ikut menggerakkan aktivitas perdagangan. Bahkan, pengunjung dari luar daerah hingga Kalimantan disebut pernah datang.

“Kalau sudah banyak yang datang cari hiburan, air botol saja banyak yang laku. Dulu sangat istimewa,” kenang Yanto.

Lahan Eks Bioskop Disiapkan untuk Pusat Kuliner

Kini, harapan baru disematkan pada lahan bekas bioskop tersebut. Pemerintah berencana mengembangkan kawasan itu menjadi pusat kuliner dan tempat bermain, sekaligus menyediakan ruang bersantai bagi pengunjung.

Yanto berharap rencana tersebut dapat mengembalikan daya tarik Pasar Mimbaan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Nanti kalau sudah ada tempat bermain, tempat bersantai, hiburan, Pasar Mimbaan bakal hidup. Semoga pemerintah saat ini berhasil membuat Pasar Mimbaan lebih maju,” pungkasnya. (hum/pri)

 

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
Eks bioskop Mimbaan Pasar Mimbaan Situbondo Pembongkaran bioskop Pusat kuliner Situbondo Sejarah bioskop Mimbaan