Sapi Terperosok ke Septic Tank di Curahtatal Arjasa, Belasan Warga Kompak Evakuasi

Moh Humaidi Hidayatullah • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:59 WIB
EVAKUASI SAPI: Seekor sapi berada di dalam septi tank di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Rabu malam (14/10). (HUMAIDI/JPRS)
EVAKUASI SAPI: Seekor sapi berada di dalam septi tank di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Rabu malam (14/10). (HUMAIDI/JPRS)

RADARSITUBONDO.ID – Suara lenguhan sapi membuat Sugirto, 50, warga Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Situbondo, panik. Sapi miliknya mendadak hilang dari kandang. Setelah dicari ke sejumlah tempat, ternyata hewan ternak itu terperosok ke dalam septic tank yang ambrol, Rabu malam (14/10).

Sugirto segera menarik tali untuk menjaga sapinya agar tidak tenggelam lebih dalam. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar. Belasan warga pun berdatangan dan bergotong royong mengevakuasi sapi tersebut.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 16.00. Saat itu, istri Sugirto membawa sapi dari kandang ke tempat minum. Namun, ketika hendak memasak nasi di dapur, ia lupa mengembalikan sapi ke kandang.

“Saat istri sibuk menanak nasi, lupa mengembalikan sapi ke kandang. Akhirnya sapi jalan sendiri dan menginjak septic tank hingga terperosok,” ujar Sugirto, Kamis (15/10).

Ketika menyadari sapinya tidak berada di kandang, Sugirto mulai mencari ke sejumlah lokasi, termasuk area persawahan. Namun, pencarian itu belum membuahkan hasil.

Tanpa disadari, ia bahkan sempat melewati septic tank yang ambrol tersebut. Kondisi lubang membuat keberadaan sapi di dalamnya tidak langsung terlihat.

“Karena panik, tidak sadar kalau septic tank ambruk. Padahal saat mencari sudah lewat di atasnya dan sapi ada di dalam septic tank bisa tidak kelihatan,” katanya.

Setelah mengetahui posisi sapinya, Sugirto langsung berupaya menyelamatkan hewan tersebut dengan menarik tali. Ia kemudian mengajak warga bergotong royong mengangkat sapi dari dalam lubang.

Awalnya, Sugirto berencana meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, berkat kekompakan warga, evakuasi dapat dilakukan tanpa harus menunggu bantuan petugas.

Proses penyelamatan berlangsung sekitar satu jam. Beruntung, sapi tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi baik-baik saja.

“Rencana mau minta bantuan BPBD. Tapi bersyukur warga kompak dan mampu mengevakuasi. Hanya butuh waktu satu jam selesai, kondisi sapi juga baik-baik saja,” pungkas Sugirto.

Peristiwa ini menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong warga Curahtatal. Berkat kerja sama belasan warga, sapi yang terperosok ke septic tank berhasil diselamatkan tanpa mengalami kondisi yang dilaporkan membahayakan. (hum/pri)

 

 

 

Editor : Edy Supriyono
Sumber : Radar Situbondo
sapi terperosok evakuasi sapi Kecamatan Arjasa Septic tank ambrol Desa Curahtatal