RADARSITUBONDO.ID – Tak perlu menunggu jatuh sakit untuk memeriksakan kesehatan. Ratusan warga di Kecamatan Asembagus dan Jangkar mendapat akses pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui kolaborasi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Asembagus dan IHC Rumah Sakit Elizabeth Situbondo, Rabu–Kamis (7–8/10).
Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut menyasar warga Desa Asembagus dan Desa Jangkar, khususnya masyarakat di sekitar PG Asembagus. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga mengedukasi warga tentang pentingnya deteksi dini.
Direktur IHC RS Elizabeth Situbondo dr. M. Syamsul Arifin mengatakan, pelayanan kesehatan harus menjangkau masyarakat secara langsung, tidak hanya menunggu pasien datang ke rumah sakit.
“Kegiatan Rabu lalu (7/10) dan Kamis (8/10) sekaligus edukasi pentingnya deteksi dini. Jangan menunggu sakit baru periksa,” ujarnya, Minggu (18/10).
Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan tanda vital oleh perawat, konsultasi dengan dokter umum, serta pemberian obat sesuai indikasi medis.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan selama dua hari pelaksanaan. Kolaborasi SGN Asembagus dan IHC RS Elizabeth ini diharapkan membantu mendekatkan akses kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan menjangkau fasilitas medis.
Syamsul Arifin menegaskan, pelayanan langsung ke masyarakat merupakan bagian dari semangat melayani sepenuh hati. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Ke depan, IHC RS Elizabeth Situbondo berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan cakupan sasaran yang lebih luas di Kabupaten Situbondo.
Melalui layanan gratis tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah awal menjaga kesehatan dan mencegah risiko penyakit yang lebih serius. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo