Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terdengar Menjijikkan, Ini Sebenarnya Komposisi Sate Lalat, Kuliner Khas Situbondo dengan Nama yang Unik

Muhammad Khoirul Rizal • Minggu, 5 Mei 2024 | 14:30 WIB
Kuliner khas Situbondo, sate lalat. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Kuliner khas Situbondo, sate lalat. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id - Ada yang unik dari Kabupaten Situbondo. Dimana salah satu kuliner khas di Kota Santri tersebut mempunyai nama yang tak lazim.

Sebagian orang akan langsung kaget saat mendengar salah satu nama kuliner di Situbondo ini. Sebab, di daerah lain mungkin tidak menemukan kuliner yang bebas diperjualkan di Situbondo.

Nama kuliner tersebut adalah sate lalat, jelas merupakan menjijikkan untuk kesan pertama kali. Betapa tidak, lalat merupakan serangga terbang yang kerap kali hinggap di sampah.

Tentu sangat menjijikkan apabila serangga ini dijadikan sate. Akan tetapi komposisi sate lalat jelas bukan dari daging lalat.

Menurut salah seorang penjual sate lalat, Bu Umi di Pasir Putih Situbondo sate lalat merupakan daging ayam.

"Ya daging ayam biasa, ada juga dari kambing. Ini memang disebut sate lalat karena dipotong kecil-kecil seperti lalat," katanya kepada RadarSitubondo.id, Sabtu (4/5).

Untuk tusuk satenya pun hanya menggunakan lidi dari janur kelapa. "Karena satenya kecil ya tusuknya harus kecil juga, kalau bumbu ya bumbu pada umumnya, kecap sama kacang. Garam sama cabe," tambahnya.

Menurutnya, harga per porsi sate lalat ia jual Rp15 ribu sudah include lontong. Ia mengaku sudah belasan tahun berdagang sate lalat di Pasir Putih Situbondo. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #kuliner #lalat #kecil #nama #daging #wisata #dipotong #sate #Sate Lalat #pasir putih #khas #menjijikkan #lontong #unik