RadarSitubondo.id – Rujak concong atau kerang laut milik Misyani, 40, di kawasan Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, kian banyak diminati warga.
Selain cita rasa yang khas, cara memakannya pun juga harus disedot. Tak heran kalau warga sekitar pesisir memberi nama rujak cong-cong cipok.
Kuliner rujak congcong tidak bisa dijumpai di banyak tempat, karena umumnya hanya dijual di kawasan pesisir.
Jadi, warga Kota Santri yang ingin menikmati rujak cong cong hanya bisa datang ke warung Mak Misyani.
“Saya sudah lima tahun berjualan. Di sini ada rujak basgor ikan dan juga rujak congcong cipok,”kata Misyani, Jumat (2/8).
Bumbu rujak congcong ini hampir sama seperti rujak pada umumnya, ada garam, petis dan lombok.
Bedanya, rujak ini menggunakan bahan bumbu terbuat dari air ikan pindang yang sudah melalui proses pengolahan.
Alvia salah satu pembeli mengatakan, makan rujak congcong butuh kesabaran, apalagi teksturnya kecil, terus untuk makan isinya harus disedot.
“Rasanya enak karena rujak ini pakai bumbu kilang ikan yang khas dan hanya ada di sini,” pungkas Alvia. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin