Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Rujak Concong Sedot Kuliner Khas Pesisir Panarukan Situbondo, Miliki Cita Rasa Khas Cara Memakannya Harus Disedot

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 5 Agustus 2024 | 21:39 WIB
RUJAK LANGKA: Via, 26, warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, mencicipi rujak concong di warung milik Misyani, Desa Kelensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo.
RUJAK LANGKA: Via, 26, warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, mencicipi rujak concong di warung milik Misyani, Desa Kelensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

RadarSitubondo.id – Rujak  concong atau kerang laut milik Misyani, 40,  di kawasan Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, kian banyak diminati warga.

Selain cita rasa yang khas, cara memakannya pun juga harus disedot. Tak heran kalau warga sekitar pesisir memberi nama rujak cong-cong cipok.

Kuliner rujak congcong  tidak bisa dijumpai di banyak tempat, karena umumnya hanya dijual di kawasan pesisir.

Jadi, warga Kota Santri yang ingin menikmati rujak cong cong hanya bisa datang ke warung Mak Misyani.

“Saya sudah lima tahun berjualan. Di sini ada rujak basgor ikan dan juga rujak congcong cipok,”kata Misyani, Jumat (2/8).

Bumbu rujak congcong ini hampir sama seperti rujak pada umumnya, ada garam, petis dan lombok.

Bedanya, rujak ini menggunakan bahan bumbu terbuat dari air ikan pindang yang sudah melalui proses  pengolahan.

Alvia salah satu pembeli mengatakan, makan rujak congcong butuh kesabaran, apalagi teksturnya kecil, terus untuk makan isinya harus disedot.

“Rasanya enak karena rujak ini pakai bumbu kilang ikan yang khas dan hanya ada di sini,” pungkas Alvia. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #kuliner #panarukan #Disedot #Rujak concong #rujak #cita rasa #KERANG LAUT