Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Intip Proses Pembuatan Gula Aren di Desa Wisata Patemon Situbondo

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 27 September 2024 | 17:00 WIB
Seorang warga yang sedang membuat gula aren. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Seorang warga yang sedang membuat gula aren. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id - Intip proses pembuatan gula aren di Dusun Oloh, Desa Patemon, Kabupaten Situbondo yang masih dilakukan dengan cara tradisional.

Desa Patemon merupakan penghasil gula aren terbesar yang ada di Kabupaten Situbondo.

Gula aren di Desa Patemon paling besar dari Dusun Oloh, di dusun tersebut terdapat puluhan hektare pohon aren milik masyarakat. Tidak heran Dusun Oloh dijuluki sebagai Kampung Aren.

Untuk produksinya sendiri, masih dilakukan dengan cara sederhana yakni masih menggunakan cara yang diwarisi nenek moyang.

Cetakan air nira yang nantinya menjadi gula aren pun masih sangat tradisional.

Pembuatan gula aren di Dusun Oloh, Desa Patemon, menggunakan bambu dengan bentuk yang khas.

Untuk bambu ini kemudian diletakkan yang kemudian akan dicek atau diambil keesokan harinya.

Air niranya pun masih dari alam sehingga kealamiannya masih terjaga dengan baik.

Selanjutnya air nira diolah dengan bambu sebagai wadahnya. Cara merebusnya pun tidak menggunakan kompor.

Warga masih menggunakan tungku kayu saat pengolahan atau produksi gula aren.

Karena cetakannya yang dari bambu, sehingga aren yang dihasilkan berbentuk bulat dan bungkusnya pun juga dari daun aren.

Per bungkus biasanya ada 10 gula aren yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu.

Karena pengolahannya yang masih tradisional ini, Desa Patemon dijadikan sebagai salah satu desa wisata andalan di Kabupaten Situbondo. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #patemon #kolang-kaling #desa wisata #cara membuat #gula aren #tradisional