Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kisah Inspiratif Abdurrahman Saleh: Pengacara yang Bangun Sekolah dan Cetak Santri Jadi Advokat

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 17 April 2026 | 19:16 WIB
Abdurahman Pembina LBH Mitra Santri
Abdurahman Pembina LBH Mitra Santri

RADARSITUBONDO.ID - Abdurrahman Saleh tidak hanya sibuk dengan aktivitasnya sebagai pengacara. Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri tersebut juga menjadi motor penggerak lembaga pendidikan di bawah Yayasan Baiturrahman, Desa Kumbangsari, Kecamatan Jangkar.

Kepedulian Abdurahman terhadap pendidikan juga dibuktikan dengan komitmennya pada saat mengajar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo. Begitu memiliki jadwal mengajar sudah tidak bisa diganggu gugat.

“Saya punya jadwal ngajar di Ponpes Sukorejo tiga kali dalam sepekan. Kalau sudah ngajar saya tidak bisa membagi waktu dengan yang lain. Kalau soal sidang bisa diwakili oleh tim LBH Mitra Santri,” Ungkap Abdurahman, Jumat (17/4).

Bagi Abdurahman mengajar adalah profesi yang mulia. Sebab tidak hanya transfer ilmu, melainkan panggilan jiwa dan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah. Niat ikhlas dalam mendidik membuat dirinya lebih menikmati indahnya kehidupan.

“Bagi saya mengajar akan menjadikan setiap aktivitas di kelas sebagai tabungan pahala. Selain itu juga bisa memanfaatkan sedikit ilmu yang saya miliki,” tegas Abdurahman.

Aktivitas di rumah juga tidak dibuang percuma. Abdurahman mencoba mengabdikan diri di Yayasan Baiturrahman. Di Yayasan itulah dia menjadi motor penggerak untuk membesarkan lembaga pendidikan yang berguna bagi anak-anak di tempat tinggalnya.

Abdurrahman Saleh tidak hanya sibuk dengan aktivitasnya sebagai pengacara. Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri tersebut juga menjadi motor penggerak lembaga pendidikan di bawah Yayasan Baiturrahman, Desa Kumbangsari, Kecamatan Jangkar.
Abdurrahman Saleh tidak hanya sibuk dengan aktivitasnya sebagai pengacara. Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri tersebut juga menjadi motor penggerak lembaga pendidikan di bawah Yayasan Baiturrahman, Desa Kumbangsari, Kecamatan Jangkar.

 

“Saya juga mengabdi sebagai sekertaris Yayasan Baiturrahman,” katanya.

Sebagai sekertaris dia mencoba mengumpulkan warga sekitar untuk bergotong royong mendidirikan lembaga pendidikan. Akhirnya warga kompak dan iuran untuk membeli lahan pada tahun 2021. Lahan yang dibeli mencapai Rp 100 juta lebih.

“Swadaya masyarakat yang terkumpul mencapai Rp 700 juta lebih. Dari hasil iuran warga inilah dibangun gedung untuk Madrasah Diniyah (MD) dengan dua kelas 1 dan 2. Selain itu juga membangun gedung Raudatatul Atfal (RA) Paud,” tegas Abdurahman.

Kata dia, warga setempat sangat berantusias dengan keberadaan MD. Terbukti siswa yang semula hanya 20 anak kini meroket menjadi 200 lebih. Siswa RA juga tidak kalah banyak. Bahkan warga mendesak agar Yayasan Baiturrahman juga mendidirikan Madrasah Iptidaiyah. Harapannya siswa RA begitu lulus bisa langsung sekolah MI.

“Semula hanya ada dua MD dan RA, kini sudah ada MI,” tutur pengacara yang tak pernah lepas dengan peci hitam tersebut.

Selain dua kesibukan, mengajar dan menjadi motor penggerak pendidikan di Desa, Abdurahman juga berhasil mendidik sejumlah santri lulusan pesantren menjadi pengacara yang tergabung dalam LBH Mitra Santri.

“Saya juga sudah mendirikan LBH mitra santri, anggotanya adalah lulusan santri semua.  Saya mendidi santri lulusan Sukorejo menjadi pengacara,” tutup Abdurahman. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #avj award 2026 #Abdurrachman Saleh #kisah