Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Berapa Lama Daging Kurban Bertahan di Freezer? Ini Batas Aman Penyimpanannya

Bayu Shaputra • Rabu, 27 Mei 2026 | 03:37 WIB
Ilustrasi daging kurban. (AI)
Ilustrasi daging kurban. (AI)

 

RADARSITUBONDO.ID - Usai perayaan Idul Adha, banyak warga mendapati stok daging kurban masih tersimpan dalam jumlah besar di rumah. Tidak sedikit daging sapi maupun kambing yang akhirnya masuk freezer karena belum seluruhnya diolah.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang kerap muncul setiap tahun, yakni berapa lama sebenarnya daging kurban mentah dapat bertahan dalam kondisi beku.

Penyimpanan daging di freezer memang menjadi solusi praktis agar bahan makanan tetap awet. Namun, daya tahan daging tidak bisa dilepaskan dari cara penyimpanan dan kestabilan suhu pendingin yang digunakan. Jika tidak ditangani dengan benar, kualitas daging bisa menurun meski masih tampak layak konsumsi.

Baca Juga: Dikaitkan dengan Real Madrid, Morten Hjulmand Pilih Fokus ke Final Piala Portugal

Mengacu pada pedoman Food and Drug Administration (FDA), daging merah mentah seperti daging sapi dan kambing dapat bertahan di dalam freezer selama 4 hingga 12 bulan.

Meski demikian, masa simpan tersebut bukan patokan mutlak karena kualitas daging tetap dipengaruhi kondisi penyimpanan sejak awal.

Untuk menjaga rasa dan tekstur tetap baik saat dikonsumsi, penyimpanan daging sapi maupun kambing disarankan tidak melebihi tiga bulan.

Ketentuan ini berlaku apabila suhu freezer dijaga stabil pada minimal minus 18 derajat Celcius. Pada suhu tersebut, pertumbuhan bakteri dapat dihentikan sehingga daging lebih aman disimpan dalam waktu lama.

Baca Juga: Libur Idul Adha 2026 Berpotensi Jadi Enam Hari, Ini Rincian Tanggalnya

Jenis potongan daging juga memengaruhi ketahanan saat dibekukan. Daging sapi dalam bentuk potongan kecil atau chop diketahui memiliki masa simpan lebih panjang hingga enam bulan.

Sementara itu, daging cincang maupun daging giling hanya disarankan disimpan maksimal tiga bulan agar kualitasnya tetap terjaga.

Berbeda dengan daging mentah, daging yang sudah dimasak memiliki masa simpan lebih singkat.

Dalam kondisi beku, daging matang umumnya hanya mampu bertahan sekitar dua hingga tiga bulan. Karena itu, jika ingin menyimpan daging untuk jangka panjang, pembekuan sebaiknya dilakukan saat daging masih mentah.

Selain memperhatikan lama penyimpanan, cara pengemasan juga menjadi faktor penting. Setiap kemasan dianjurkan diberi label tanggal penyimpanan agar mudah dipantau saat akan digunakan kembali. Kebiasaan membuka dan menutup freezer terlalu sering juga perlu dikurangi karena dapat memengaruhi kestabilan suhu di dalamnya.

Baca Juga: Tottenham Lolos dari Zona Degradasi Setelah Menang Tipis atas Everton

Penggunaan wadah penyimpanan pun tidak boleh sembarangan. Daging sebaiknya disimpan menggunakan wadah plastik kedap udara yang berlabel food grade atau plastik khusus freezer. 

Penggunaan kantong kresek hitam tidak dianjurkan karena berisiko mencemari makanan akibat kandungan zat kimia pada bahan plastik tersebut.

Dengan teknik penyimpanan yang tepat, daging kurban tetap dapat bertahan dalam kondisi aman dan layak konsumsi selama berbulan-bulan.

Selain mengurangi risiko pemborosan, penyimpanan yang benar juga membantu menjaga kualitas daging tetap baik saat diolah di kemudian hari.

Editor : Bayu Shaputra
#idul adha #daging kurban