Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ratusan Jemaah Wisata Religi Ramai-Ramai Beli Ikan di Pelabuhan Panarukan, Harga Dianggap Jauh Lebih Murah, Ikannya Juga Lebih Segar

Humaidi. • Selasa, 9 Januari 2024 | 02:17 WIB

 

DISERBU PEMBELI: Puluhan orang pembeli ikan asal Kabupaten Jember memborong ikan di Pasar Ikan Panarukan, kemarin (7/2).
DISERBU PEMBELI: Puluhan orang pembeli ikan asal Kabupaten Jember memborong ikan di Pasar Ikan Panarukan, kemarin (7/2).

RadarSitubondo.id - Ratusan warga dari Bondowoso dan Jember memadati pasar ikan di Kecamatan Panarukan, kemarin (7/1).

Mereka rela antre untuk membeli ikan segar karena harganya dianggap lebih murah dari pada membeli di tempat asal mereka.

Asyari, warga Tamanan Bondowoso mengaku sering membeli ikan di Pasar Panarukan.

Sebab, selain harganya lebih murah, pilihan ikannya juga banyak. Tidak hanya itu, ikan yang dijual di pasar ikan tersebut lebih segar.

“Di sini kan dekat dengan laut ya jelas harganya lebih murah dari pada beli ikan di pasar ikan Bondowoso. Ikannya juga masih baru ambil dari laut. Kan beda kalau ikan yang baru dengan ikan yang sudah lama,” kata Asyari.

Dikatakan, yang membeli ikan di pasar tersebut bukan hanya satu dua orang saja, tapi ratusan orang.

Kebetulan berangkat dalam satu rombongan wisata religi ke Dusun Pacaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

“Saya dan keluarga serta ratusan tetangga datang dari petilasan Syekh Maulana Ishak di Pecaron. Mumpung lewat ya berhenti dulu untuk beli ikan. Kayaknya, turun semua dan beli ikan,” tegas Asyari.

Setiap kali pergi ke wisata religi di Kabupaten Situbondo, lanjut dia, rombongannya pasti menyempatkan mampir ke pasar ikan Panarukan. 

“Kalau saya dan keluarga  istikomah mampir dan beli ikan di sini (Panarukan). Kalau sudah sampai di rumah bisa ngasi ikan-ikan ini kepada keluarga di rumah. Apalagi sekarang musim hujan, buah-buahan tidak terlalu diminti, enak beli ikan,” tegas Asyari.

Isa, 59, salah satu pedagang ikan mengatakan, sejak pukul 14.30 sangat banyak orang yang datang dan membeli ikan.

Sehingga ikan yang dijuallnya cepat habis dan keuntungan yang didapatkan cukup banyak.

“Yang beli ikan sekarang (kemarin ) banyak dari Bondowoso dan Jember. Katanya baru datang dari ziarah di Pacaron. Busnya saja ada empat, lain lagi Elf. Ada kalau ratusan orang ngaku dari Jember dan Bondowoso,” ucap Isa.

Kata Isa, harga ikan saat ini standar. Tidak mahal juga tidak murah. Berbeda dengan permulaan tahun baru, semua harga ikan mahal.

Selain itu, para nelayan saat itu juga mengaku sulit mendapatkan ikan akibat cuaca ektrem.

“Sekarang ikan Lajeng Rp 20 ribu perkg. Ikan merahan Rp. 25 perkg, kalau yang saat tahun baru harganya benar-benar mahal, perkg sampai Rp. 35 hingga Rp. 40 ribu. Ikan Lajeng Kalentang Rp. 15 ribu perkg,” pungkas Isa. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #pasar ikan #wisata religi